BANDUNG — Ketua Panwasrah Porprov XV Jawa Barat 2026, Ir. Andrian Tejakusuma, menyatakan seluruh kontingen yang mengikuti DRM telah terverifikasi dan terregistrasi. Lima daerah tuan rumah yang sudah menggelar tahapan itu adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kota Bandung.
Andrian menyebut DRM sebagai tahapan krusial untuk memastikan kesiapan serta keabsahan keikutsertaan kontingen sebelum pertandingan dimulai. "Tahapan Delegation Registration Meeting (DRM) telah dilakukan di sejumlah daerah tuan rumah," ujarnya di Bandung.
Sumedang Jadi Lokasi DRM Terakhir
Rangkaian DRM kelima berlangsung di Kota Bandung. Menurut Andrian, tahapan penutup akan digelar di Kabupaten Sumedang untuk cabang olahraga rugby.
"Yang pertama di Kabupaten Bogor, kemudian Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan hari ini Kota Bandung. Besok terakhir di Kabupaten Sumedang," kata mantan karateka nasional itu.
Dari kelima DRM yang sudah berjalan, mayoritas cabang olahraga yang akan dipertandingkan telah masuk tahap verifikasi. Proses registrasi atlet, baik yang diverifikasi Technical Delegate (TD) maupun oleh kontingen masing-masing, dinyatakan tuntas.
Sejauh Ini Tanpa Kendala Berarti
Panwasrah mengaku belum menemukan persoalan besar yang berpotensi menghambat keikutsertaan cabang olahraga maupun kontingen. Andrian memastikan seluruh cabang olahraga sudah terregistrasi dan terklasifikasikan ke dalam masing-masing nomor pertandingan.
"Belum ada permasalahan. Kita tunggu sampai dengan DRM besok. Tetapi sampai saat ini semua cabang olahraga sudah terregistrasi dan sudah terklasifikasikan semua kontingen di dalam masing-masing nomor pertandingan," pungkas Wakil Ketua I KONI Jabar itu.
Sisa sekitar lima persen verifikasi ditargetkan rampung pada DRM terakhir di Sumedang. Setelah tahapan itu tuntas, seluruh kontingen diharapkan siap bertanding pada Porprov XV Jawa Barat 2026.