Pencarian

Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong Dinas Naker Sumedang Jembatani Lulusan SMK ke Perusahaan

Selasa, 22 September 2026 • 09:46:31 WIB
Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong Dinas Naker Sumedang Jembatani Lulusan SMK ke Perusahaan
Wagub Jabar Erwan Setiawan berbicara di hadapan peserta peresmian gedung SMK Fajar Mandala di Sumedang.

SUMEDANG — Permintaan itu disampaikan Erwan di hadapan peserta peresmian gedung SMK Fajar Mandala. Ia menekankan siswa kejuruan jangan hanya berhenti di ijazah, tetapi punya pintu masuk jelas menuju lapangan kerja setelah lulus.

Menurut Erwan, sekolah perlu menyiapkan keterampilan siswa mengikuti kebutuhan industri. Kerja sama dengan perusahaan pun didorong dibangun sejak siswa masih menempuh pendidikan, bukan setelah kelulusan.

32 SMK Negeri Jabar Sudah Teken Kerja Sama dengan 64 Perusahaan

Dorongan Wagub Jabar itu bukan langkah pertama. Pada 1 September 2026, sebanyak 32 SMK negeri di Jawa Barat menandatangani perjanjian kerja sama dengan 64 perusahaan dari berbagai sektor. Dinas Pendidikan Jawa Barat memfasilitasi penandatanganan tersebut.

Bidang kerja sama meliputi bisnis dan manajemen, pariwisata, teknologi manufaktur dan rekayasa, teknologi informasi, seni dan ekonomi kreatif, serta otomotif. Pemprov menyatakan kolaborasi ini untuk menyelaraskan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Praktik Kerja Lapangan SMK Diperpanjang Jadi Satu Tahun

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Jawa Barat memperpanjang masa praktik kerja lapangan siswa SMK menjadi satu tahun. Kebijakan itu disosialisasikan kepada kepala SMK negeri pada April 2026.

Langkah tersebut disebut bagian dari upaya menyinkronkan kompetensi siswa dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan waktu praktik lebih panjang, siswa diharapkan lebih siap menghadapi seleksi perusahaan.

Bursa Kerja Daring Disiarkan Setiap Rabu Pukul 09.30 WIB

Pemprov Jawa Barat juga menjalankan bursa kerja daring yang disiarkan langsung setiap Rabu pukul 09.30 WIB mulai September. Informasi yang disampaikan meliputi perusahaan yang membuka lowongan, posisi, jumlah kebutuhan, dan kualifikasi pelamar.

Pencari kerja diarahkan menggunakan layanan Nyarigawe milik Pemprov Jawa Barat untuk mengakses informasi dan melamar pekerjaan. Pada pelaksanaan di Kabupaten Bekasi pada 16 September, lowongan yang ditampilkan mencakup sejumlah posisi dengan kualifikasi pendidikan SMA dan SMK.

Pemprov menyebut kebijakan ini bagian dari penguatan integrasi pendidikan dan dunia kerja. Pada awal September, Pemprov menyatakan pembelajaran SMA dan SMK akan semakin dikaitkan dengan kebutuhan keahlian teknis perusahaan.

Penyerapan Lulusan Tetap Bergantung Kebutuhan Perusahaan

Meski demikian, dorongan kerja sama sekolah dan perusahaan masih sebatas upaya memperluas akses kerja. Informasi resmi yang tersedia belum menunjukkan seluruh lulusan SMK otomatis memperoleh pekerjaan setelah lulus.

Realisasi penyerapan tetap bergantung pada kebutuhan perusahaan, kompetensi pelamar, proses seleksi, dan lowongan yang tersedia. Akses yang dibuka tidak otomatis berujung pada penempatan kerja.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lintaspriangan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks