Pencarian

Rupiah Melemah 32 Poin ke Rp17.879 per Dolar AS di Pembukaan Selasa

Selasa, 22 September 2026 • 09:50:01 WIB
Rupiah Melemah 32 Poin ke Rp17.879 per Dolar AS di Pembukaan Selasa
Nilai tukar rupiah dibuka melemah 32 poin ke level Rp17.879 per dolar AS pada Selasa pagi.

JAWA BARAT — Nilai tukar rupiah dibuka melemah 32 poin atau 0,18 persen ke level Rp17.879 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.847. Posisi ini menandai lanjutan tekanan terhadap mata uang domestik setelah rupiah ditutup di level tersebut pada sesi sebelumnya.

Posisi Rupiah di Awal Perdagangan

Level Rp17.879 per dolar AS menjadi titik pembukaan yang lebih lemah dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.847. Selisih 32 poin ini mencerminkan permintaan dolar AS yang masih dominan di pasar valuta domestik saat bel pembukaan dibuka.

Pergerakan ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang terus memengaruhi arus modal dan permintaan valuta asing. Pelaku pasar valas mencermati posisi rupiah terhadap dolar AS sebagai acuan transaksi harian, termasuk bagi importir yang membutuhkan dolar untuk pembayaran internasional.

Tekanan terhadap Mata Uang Domestik

Pelemahan rupiah terhadap dolar AS berdampak langsung pada pelaku usaha yang memiliki kewajiban dalam mata uang asing. Importir bahan baku, perusahaan dengan utang dolar, hingga pelaku perjalanan luar negeri menghadapi biaya konversi yang lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

Bagi investor, pergerakan kurs menjadi salah satu variabel yang dipantau dalam mengukur imbal hasil aset berbasis rupiah. Depresiasi kurs dapat menggerus nilai riil return investasi berdenominasi rupiah jika tidak diimbangi kenaikan harga aset yang setara.

Apa yang Dipantau Pelaku Pasar Selanjutnya

Pelaku pasar valas akan mencermati apakah rupiah mampu menahan level Rp17.879 sepanjang sesi atau justru berlanjut melemah menuju level berikutnya. Pergerakan indeks dolar AS dan sentimen global menjadi faktor yang menentukan arah kurs dalam beberapa jam ke depan.

Posisi cadangan devisa dan langkah stabilisasi otoritas moneter menjadi perhatian berikutnya. Intervensi di pasar valas maupun instrumen lain dapat memengaruhi arah rupiah jika tekanan jual berlanjut sepanjang hari perdagangan.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks