Pencarian

Polisi Selidiki Api yang Hanguskan 18 Ruko dan Rumah di Pasar Pagi Sungai Pinyuh, Kerugian Capai Miliaran

Rabu, 10 Juni 2026 • 20:28:31 WIB
Polisi Selidiki Api yang Hanguskan 18 Ruko dan Rumah di Pasar Pagi Sungai Pinyuh, Kerugian Capai Miliaran
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap 18 ruko dan rumah di Pasar Pagi Sungai Pinyuh.

JAWA BARAT — Kobaran api melahap kawasan pertokoan Pasar Pagi Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, sekitar pukul 17.45 WIB. Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Agus Suryana mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel ke lokasi setelah menerima laporan warga.

“Personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu kelancaran proses pemadaman, mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan informasi awal,” kata Agus, Rabu (10/6).

Saksi Lihat Asap dari Atap Bangunan

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali diketahui setelah terlihat asap keluar dari bagian atas bangunan yang berada di antara ruko nomor 34 dan nomor 35. “Saksi yang melintas melihat asap muncul dari bagian atas bangunan di antara ruko nomor 34 dan nomor 35. Tidak lama kemudian api membesar dan menyebar ke bangunan lainnya,” ujarnya.

Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu dan saling berdempetan membuat api dengan cepat membesar. Sebagian besar bangunan yang terdampak merupakan ruko yang digunakan sebagai tempat usaha. “Kondisi ini menyebabkan api cepat merambat sehingga beberapa bangunan tidak dapat diselamatkan,” ungkap Agus.

Puluhan Armada Damkar Dikerahkan, Tak Ada Korban Jiwa

Puluhan armada pemadam kebakaran dari berbagai instansi, perusahaan, organisasi pemadam swasta, dan relawan diterjunkan ke lokasi. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan mencegahnya meluas ke area permukiman padat di sekitarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai jumlah yang cukup besar dan masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Usaha yang Ludes: Toko Sembako hingga Toko Emas

Berdasarkan data sementara kepolisian, bangunan yang terdampak meliputi sejumlah usaha dan rumah tinggal. Di antaranya toko sembako, jasa ekspedisi, laundry, warung kopi, toko pakaian, toko obat, toko emas, usaha kopi bubuk, rumah makan, serta dua unit rumah tinggal warga. Kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah dari total aset yang terbakar.

Penyebab Kebakaran Masih Didalami, Garis Polisi Dipasang

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Semua kemungkinan masih didalami berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi,” jelas Agus.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pertokoan yang memiliki bangunan berdempetan dan aktivitas usaha yang padat. Pemerintah daerah setempat juga diharapkan segera mendata warga terdampak untuk memberikan bantuan darurat.

Bagikan
Sumber: jurnalborneo.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks