JAWA BARAT — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memuji perkembangan signifikan para siswa SRMP 19 Kupang, Nusa Tenggara Timur. Apresiasi ini disampaikan setelah ia menyaksikan langsung penampilan Tari Komodo yang dibawakan para siswa di hadapannya, Kamis (8/8). Menurut Gus Ipul, sembilan bulan masa belajar telah membuahkan hasil yang nyata.
"Saya sangat terkesan dengan apa yang ditunjukkan anak-anak hari ini. Kepercayaan diri dan potensi mereka berkembang luar biasa," ujar Gus Ipul dalam keterangannya.
Transformasi Kepercayaan Diri Siswa dalam Sembilan Bulan
Kementerian Sosial mencatat, program SRMP 19 Kupang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan seni. Pertunjukan Tari Komodo yang ditampilkan menjadi salah satu indikator keberhasilan program dalam menggali potensi lokal. Para siswa sebelumnya tidak memiliki latar belakang seni tari yang memadai.
Gus Ipul menambahkan, transformasi yang terjadi pada siswa-siswi tersebut mencerminkan efektivitas pendekatan pendidikan yang diterapkan. "Ini bukti bahwa dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dari berbagai latar belakang bisa menunjukkan prestasi gemilang," katanya.
Dukungan Pemerintah untuk Pengembangan Bakat Lokal
Kunjungan Menteri Sosial ke Kupang ini merupakan bagian dari rangkaian pemantauan program pemberdayaan masyarakat. SRMP 19 sendiri merupakan sekolah rakyat yang didirikan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di wilayah NTT. Program ini menggabungkan kurikulum formal dengan pelatihan keterampilan hidup dan seni budaya lokal.
Ke depan, Kemensos berencana memperluas model pendidikan serupa ke daerah-daerah terpencil lainnya. "Kami ingin memastikan anak-anak Indonesia di mana pun berada mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang," tegas Gus Ipul. Pertunjukan Tari Komodo oleh siswa SRMP 19 diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah rakyat lainnya untuk terus mengangkat kearifan lokal.