BOGOR — Hari pertama pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA di Jawa Barat diwarnai kendala teknis. Server sistem PPDB mogok total, membuat portal pendaftaran tak bisa diakses oleh calon siswa dan orang tua di seluruh wilayah provinsi.
Situasi paling terlihat di SMAN 4 Kota Bogor. Sejak pagi, loket pendaftaran manual langsung diserbu puluhan orang tua yang khawatir anaknya kehilangan kesempatan masuk sekolah negeri. Mereka mengantre membawa map berisi fotokopi dokumen, berharap sekolah tetap menerima berkas secara langsung.
Lonjakan Trafik Diduga Jadi Biang Kerok
Ketua Satuan PPDB (SPMB) Jawa Barat, yang enggan disebutkan namanya, membenarkan adanya gangguan pada server pusat. Ia menduga lonjakan trafik pengguna yang mendaftar secara bersamaan menjadi penyebab utama sistem down.
"Server sedang kami optimalkan. Kami mohon orang tua tidak panik dan tidak perlu datang ke sekolah secara langsung. Pendaftaran belum ditutup," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (19/6).
Kenapa Orang Tua Tetap ke Sekolah?
Kekhawatiran orang tua bukannya tanpa alasan. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kuota sekolah negeri kerap cepat habis dalam hitungan jam. Sistem yang error di hari pertama dianggap sebagai pertanda buruk, terutama bagi siswa dengan nilai rata-rata yang pas-pasan.
Sejumlah orang tua di SMAN 4 Bogor mengaku sudah menyiapkan dokumen sejak sepekan lalu. Mereka datang ke sekolah karena takut jika hanya menunggu server normal, pendaftaran justru ditutup sepihak.
Pemerintah Diminta Transparan soal Kuota dan Server
Gangguan ini kembali mengungkap