Pencarian

Pabrik Biskuit Olympia di Bandung Berusia Hampir Seabad, Warisan Industri Pangan Sejak 1928

Minggu, 26 Juli 2026 • 14:01:01 WIB
Pabrik Biskuit Olympia di Bandung Berusia Hampir Seabad, Warisan Industri Pangan Sejak 1928

BANDUNG — Di antara gedung-gedung baru dan kafe kekinian di Kota Bandung, Pabrik Biskuit Olympia di Jalan Cibadak masih setia mengepulkan asap dapurnya. Pabrik yang didirikan pada 1928 ini tak hanya memproduksi biskuit, tetapi juga menyimpan jejak panjang sejarah industri pangan nasional.

Berbeda dengan pabrik-pabrik tua lain yang hanya tinggal kenangan, Olympia memilih bertahan dengan mempertahankan tradisi sambil menyesuaikan diri dengan tantangan zaman. Kawasan Cibadak sendiri sejak era Hindia Belanda dikenal sebagai pusat perdagangan yang ramai, dihuni banyak keluarga Tionghoa yang menjadi penghubung antara pemerintah kolonial dan masyarakat.

Berdiri untuk Memenuhi Selera Biskuit Masyarakat Belanda

Ide pendirian pabrik ini muncul dari pengamatan sederhana. Generasi penerus Pabrik Biskuit Olympia, Liem Swie Hong, mengungkapkan bahwa pada masa itu masyarakat Tionghoa banyak berperan sebagai middleman. Orang-orang Belanda sangat menyukai biskuit, sehingga muncul gagasan untuk mendirikan pabrik guna memenuhi kebutuhan mereka.

"Nama Olympia sendiri diambil dari kata 'Olimpiade', sebagai harapan agar produk kami memiliki kualitas terbaik dan dapat dikenal luas," ujar Liem Swie Hong.

Mengapa Nama Olympia Bertahan?

Pemilihan nama Olympia bukan tanpa makna. Nama itu mencerminkan semangat kompetisi, kualitas, dan cita-cita besar agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Hingga kini, produk biskuit Olympia masih diproduksi di lokasi yang sama, meskipun lanskap Kota Bandung telah berubah drastis.

Pabrik ini menjadi bagian dari denyut kehidupan kawasan Pecinan Bandung, yang sejak awal abad ke-20 menjadi pusat perdagangan dan interaksi budaya. Meski tidak ada data pasti mengenai volume produksi saat ini, kebertahanan Olympia selama hampir satu abad menunjukkan adanya pangsa pasar yang setia pada produk-produknya.

Bertahan di Tengah Modernisasi Kota

Ketika pusat perbelanjaan modern, kafe, dan kawasan bisnis baru terus bermunculan di Bandung, Pabrik Biskuit Olympia justru memilih untuk tidak pindah. Bangunan tua di Jalan Cibadak itu masih menjadi saksi bisu perubahan rezim, dinamika ekonomi, dan perkembangan teknologi industri. Olympia bukan sekadar merek biskuit, melainkan bagian dari memori kolektif warga Bandung tentang industri pangan legendaris yang lahir dari kebutuhan masyarakat kolonial.

Hingga berita ini diturunkan, pabrik tetap beroperasi seperti biasa. Tidak ada rencana relokasi atau penghentian produksi, setidaknya untuk saat ini.

Bagikan
Sumber: visi.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks