JAWA BARAT — Menjelang bergulirnya AVC Beach Volleyball Continental Cup 2026, suasana persiapan mulai terasa. Sumenep, yang dikenal dengan keindahan pantainya, akan menjadi saksi perjuangan para atlet voli pantai terbaik Asia. Bagi publik olahraga tanah air, ini bukan sekadar turnamen, melainkan panggung pembuktian tim nasional.
Lawan Berat di Pool E: Jepang hingga Hong Kong
Undian pembagian pool telah dirilis dan Indonesia langsung mendapat tantangan berat. Bergabung di Pool E bersama Jepang dan Kazakhstan, dua kekuatan mapan voli pantai Asia, laga penyisihan diprediksi berlangsung sengit. Meski di atas kertas Jepang dan Kazakhstan diunggulkan, tim asal Hong Kong juga tidak bisa diremehkan dan berpotensi memberikan kejutan.Setiap pertandingan di fase grup akan menjadi ujian nyata bagi pasangan-pasangan Indonesia. Ini adalah momen krusial untuk mengukur kemampuan sekaligus memetik pelajaran berharga menghadapi tim dengan segudang pengalaman di sirkuit Asia.
Tekad PBVSI: Mental Juara di Level Asia
Menghadapi persaingan ketat ini, Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, buka suara. Ia menekankan bahwa kesiapan atlet adalah kunci utama. Bakat dan teknik saja tidak cukup; ketahanan mental dan semangat juang menjadi penentu performa terbaik di lapangan."Para atlet harus siap menghadapi persaingan di level Asia. Tampilkan kemampuan terbaik, jaga semangat juang, dan bawa nama Indonesia dengan penuh tanggung jawab," ujar Imam.
Dukungan maksimal terus digenjot PBVSI, mulai dari aspek teknis, fisik, hingga strategi pertandingan. Kekompakan pasangan di lapangan menjadi fokus utama, sebab koordinasi yang solid kerap menjadi pembeda saat laga berjalan ketat.