JAWA BARAT — Dominasi pabrikan Jepang di pasar otomotif Indonesia ternyata belum tergoyahkan, meski gempuran merek asal China kian masif. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat jumlah merek China yang beroperasi di dalam negeri kini mencapai 17, mengungguli jumlah merek Jepang yang hanya 14.
Namun, jumlah merek yang banyak tidak serta-merta berbanding lurus dengan angka penjualan. Pada tujuh bulan pertama 2026, total distribusi dari dealer ke konsumen untuk seluruh merek China—baik segmen mobil penumpang maupun komersial—baru mencapai 89.210 unit.
Mobil Konvensional Masih Jadi Primadona
Strategi merek China yang mengandalkan kendaraan listrik murni untuk mematahkan dominasi Jepang belum membuahkan hasil signifikan. Mayoritas konsumen Tanah Air masih memilih mobil bermesin konvensional ketimbang kendaraan elektrifikasi.
Hal ini terlihat dari data wholesales Gaikindo yang mencatat distribusi mobil listrik ke dealer hanya sebesar 83.758 unit sepanjang Januari–Juli 2026. Sebaliknya, pengiriman mobil dengan mesin konvensional pada periode sama mencapai 433.984 unit.
Penjualan Mobil Listrik Naik Hampir Dua Kali Lipat
Kendati pangsa pasarnya masih kecil, pertumbuhan mobil listrik di Indonesia menunjukkan tren positif. Distribusi mobil listrik ke dealer pada tujuh bulan pertama 2026 meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencatatkan 44.404 unit.
Kenaikan hampir dua kali lipat ini menunjukkan minat pasar mulai terbentuk, meski basisnya masih rendah. Harga kompetitif dan fitur yang lebih lengkap menjadi senjata utama merek China untuk menarik konsumen yang mulai melirik kendaraan elektrifikasi.
Di sisi lain, pabrikan Jepang dinilai masih hati-hati dalam transisi elektrifikasi. Mayoritas model yang ditawarkan di Indonesia masih mengandalkan mesin konvensional, sementara lini kendaraan listrik mereka belum seagresif kompetitor dari China.
Pertarungan sesungguhnya di pasar otomotif Indonesia diprediksi baru akan berlangsung sengit dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan semakin matangnya ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.