JAWA BARAT — Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI yang digagas DPD Partai Demokrat Provinsi Bali bersama DPC Kabupaten Klungkung menyasar kawasan yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Hindu. Pura Goa Lawah, yang dikenal dengan gerombolan kelelawar di mulut guanya, berdiri megah di tepi pantai dan menjadi simbol pemersatu alam laut dan gunung.
Konsep Nyegara Gunung yang diusung dalam kegiatan ini bukan sekadar nama. I Made Mudarta, S.Sos selaku Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, menjelaskan filosofi ini memadukan kesucian laut (segara) dan gunung sebagai satu kesatuan kosmik. Laut dimaknai sebagai ibu, sementara gunung sebagai bapak—tempat bertemunya sumber kehidupan alam semesta.
Ritual Mereresik dan Dukungan untuk UMKM Lokal
Ratusan kader dari tingkat DPD, DPC, hingga PAC turun langsung memungut sampah di sepanjang kawasan Pantai Goa Lawah. Dalam bahasa Bali, kegiatan ini disebut mereresik—membersihkan lingkungan secara bersama-sama sebagai bentuk penghormatan terhadap alam.
Selain membersihkan kawasan suci, para kader juga memborong dagangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Goa Lawah. Langkah ini dilakukan untuk menggairahkan ekonomi rakyat yang menggantungkan hidup pada kunjungan wisatawan ke pantai dan pura tersebut.
Menjaga Bali untuk Wisatawan Dunia
I Made Mudarta menegaskan bahwa kebersihan Pantai Goa Lawah memiliki arti penting karena kawasan ini bukan hanya tujuan wisata di Kabupaten Klungkung, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan spiritual. "Pantai bersih, kawasan suci bersih dan masyarakat hidup rukun dan damai, tentu itu menjadi daya tarik tersendiri, Bali harus tetap menjadi tempat yang dicintai masyarakat dunia," ujarnya.
Menurutnya, penanganan sampah harus dimulai dari sumbernya. Pemerintah dan masyarakat memiliki peran penting agar sampah tidak terus berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain. "Mencintai Bali sebenarnya sederhana, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan," jelas Mudarta.
Aksi Nyata Bukan Sekadar Pencitraan
Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat ini sengaja dirancang sebagai bentuk kepedulian partai terhadap lingkungan. "Aksi ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian partai atas kebersihan lingkungan dan kawasan wisata yang memiliki nilai spiritual bagi masyarakat Bali," kata I Made Mudarta.
Ia menambahkan bahwa kegiatan politik tidak hanya berkutat pada agenda partai, tetapi diwujudkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. "Teman-teman dari media bisa melihat secara langsung, apakah Partai Demokrat benar-benar melakukan aksi nyata atau hanya sekadar pencitraan," tegasnya.
Semangat Kader Klungkung untuk Terus Bergerak
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Klungkung, Gde Artison Andarawata, menyambut baik keterlibatan jajaran DPD Provinsi Bali. Menurutnya, dukungan ini memberikan semangat bagi kader di tingkat kabupaten untuk terus menggelar kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa DPC Klungkung membutuhkan kerja keras dan kebersamaan untuk memperkuat organisasi. Aksi bersih-bersih di Pantai Goa Lawah ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata yang menjadi wajah Bali di mata dunia.