Pencarian

Jarum Pentul Berkarat Ditemukan di Nasi MBG Pangandaran, DPRD Desak Evaluasi Total Dapur Umum

Minggu, 07 Juni 2026 • 20:57:01 WIB
Jarum Pentul Berkarat Ditemukan di Nasi MBG Pangandaran, DPRD Desak Evaluasi Total Dapur Umum
Jarum pentul berkarat ditemukan dalam nasi MBG di Kecamatan Padaherang, Pangandaran.

PANGANDARAN — Warga di Kecamatan Padaherang melaporkan temuan mengejutkan saat membuka paket MBG untuk anak mereka. Di dalam nasi yang seharusnya steril, terdapat jarum pentul yang sudah berkarat. Kejadian ini memicu kekhawatiran publik terhadap kelayakan program pangan nasional di tingkat akar rumput.

Laporan diterima langsung oleh legislator daerah Solihudin pada Minggu (7/6/2026). Ia menduga kuat kelalaian terjadi di area produksi Dapur Umum Maruyungsari 1. "Kami menduga ada keteledoran dari petugas atau relawan di dapur umum saat proses penyiapan makanan," ungkapnya.

Akar Masalah: Relawan Tak Patuh SOP Higienitas

Solihudin menilai insiden ini bukan sekadar kecelakaan kerja. Menurutnya, rendahnya kedisiplinan pekerja dapur terhadap standar operasional prosedur (SOP) menjadi penyebab utama. Salah satu indikasi yang ia soroti adalah kebiasaan relawan yang enggan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap saat mengolah makanan.

Padahal, area dapur produksi seharusnya bebas dari benda asing. Keberadaan jarum pentul berkarat menunjukkan celah serius dalam sistem pengawasan internal. "Pihak pengelola MBG harus jauh lebih berhati-hati. Jangan sampai nanti timbul korban jiwa atau hal-hal yang tidak kita inginkan hanya gara-gara kelalaian dalam menyajikan makanan," tegas Solihudin.

Desakan Sterilisasi dan Evaluasi Total

Menanggapi temuan ini, DPRD Pangandaran tidak hanya meminta maaf. Solihudin mendesak pengelola program untuk melakukan evaluasi total terhadap manajemen kerja lapangan. Ia meminta agar aspek higienitas dan jaminan keamanan pangan ditempatkan sebagai prioritas tertinggi.

Langkah preventif yang diusulkan mencakup penerapan proses sterilisasi ketat bagi setiap petugas dan lingkungan tempat kerja. Pengawasan juga harus diperketat di seluruh titik dapur produksi MBG se-Kabupaten Pangandaran. "Setiap kotak makanan yang sampai ke tangan anak-anak sekolah harus benar-benar steril, aman, serta layak konsumsi," ujar Solihudin.

Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan mulia ini kini menghadapi ujian kepercayaan publik. Jika pengawasan tidak diperbaiki, kekhawatiran warga bahwa program ini bisa berbalik arah menjadi ancaman kesehatan bukan sekadar isapan jempol belaka.

Bagikan
Sumber: fokusjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks