Pencarian

Pemkab Subang Evaluasi Kinerja BUMD Semester I, Bupati Desak Inovasi Dongkrak Kemandirian Fiskal

Kamis, 03 September 2026 • 21:25:31 WIB
Pemkab Subang Evaluasi Kinerja BUMD Semester I, Bupati Desak Inovasi Dongkrak Kemandirian Fiskal
Bupati Subang memimpin rapat evaluasi kinerja BUMD semester I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang.

SUBANG — Rapat evaluasi yang dihadiri langsung Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, itu digelar sebagai momentum memetakan perkembangan kinerja sekaligus mengurai persoalan yang masih membelit sejumlah BUMD. Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, turut mendampingi bupati dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Inspektorat Daerah, Badan Pendapatan Daerah, hingga perwakilan dari setiap perusahaan daerah.

Sejumlah BUMD yang menjadi peserta di antaranya Perumda TRS, BPR Jabar, BPR Subang, PT Subang Sejahtera, dan PT SEA. Kehadiran mereka menjadi bahan penilaian atas kinerja finansial dan operasional sepanjang enam bulan terakhir.

Patokan Legal yang Menjadi Pegangan Evaluasi

Evaluasi ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Regulasi tersebut mengamanatkan tiga peran utama BUMD, yakni menopang pertumbuhan ekonomi daerah, menyediakan barang dan jasa bermutu untuk kepentingan umum, serta meraup laba untuk kas daerah.

Karena itu, rapat tidak hanya dimaksudkan sebagai seremonial belaka. Bupati meminta proses evaluasi berjalan komprehensif agar setiap kendala di lapangan bisa ditemukan dan langsung dicarikan solusinya.

Prinsip Tata Kelola yang Jadi Sorotan Utama

Dalam sambutannya, Reynaldy yang akrab disapa Kang Rey itu menekankan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Ia menilai perusahaan daerah yang sehat akan mampu tumbuh sekaligus memberi manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat Subang.

Lima prinsip dasar ia ulangi di hadapan jajaran direksi dan komisaris BUMD, yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran. Menurut Kang Rey, prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi untuk membangun etos bisnis dan etos kerja yang profesional di lingkungan perusahaan pelat merah.

"Keberadaan BUMD pada dasarnya tidak hanya mengutamakan keuntungan semata, akan tetapi memperhatikan etika yang baik maupun menciptakan terobosan baru yang mampu mendongkrak produktivitas perusahaan, dalam kontribusinya terhadap perekonomian daerah," ujarnya.

Target Besar di Balik Tuntutan Inovasi BUMD

Lebih jauh, Kang Rey mengingatkan bahwa tata kelola yang sehat akan membangun kepercayaan pasar. Kepercayaan inilah yang kelak membuka gerbang pengembangan usaha dan investasi baru secara berkelanjutan di Kabupaten Subang.

Ia juga menilai posisi BUMD strategis dalam mendukung pemerintah daerah. Karena itu, setiap perusahaan daerah diminta tidak berhenti pada capaian yang sudah diraih, melainkan terus mencari terobosan.

"BUMD harus lebih mendongkrak lagi, memberikan inovasi, memiliki terobosan lagi untuk pemerintah daerah, sehingga hasil kerja keras setiap BUMD betul-betul menjadi salah satu bentuk dari kemandirian fiskal," tegasnya.

Sinergi Antar-BUMD Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Kang Rey menambahkan, peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga tidak bisa dicapai sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat, bukan hanya antara BUMD dan pemda, tetapi juga antar-BUMD serta dengan masyarakat luas.

Tanpa sinergi, keberadaan perusahaan daerah dikhawatirkan berjalan sendiri dan terlepas dari upaya kolektif menggerakkan roda ekonomi Subang. Padahal, efek berganda yang diharapkan justru muncul ketika seluruh elemen bergerak seirama.

"Saya berharap agar BUMD dapat menciptakan iklim bisnis yang sehat dan mengajak bersama-sama membangkitkan perekonomian Kabupaten Subang," pungkasnya.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks