Pencarian

5 Hari Libur Maulid, 2 Stasiun di Bandung Layani 56.000 Pergerakan Penumpang Kereta Api

Senin, 31 Agustus 2026 • 23:09:51 WIB
5 Hari Libur Maulid, 2 Stasiun di Bandung Layani 56.000 Pergerakan Penumpang Kereta Api
pergerakan penumpang kereta api tercatat di Stasiun Bandung dan Kiaracondong selama libur Maulid 21-25 Agustus.

BANDUNG — Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pada 21-25 Agustus mendorong lonjakan signifikan pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daop 2 Bandung. Data PT KAI Daop 2 Bandung mencatat total lebih dari 56.000 pergerakan penumpang jarak jauh hanya di dua stasiun utama, yakni Bandung dan Kiaracondong, selama periode lima hari tersebut.

Stasiun Bandung menjadi titik tersibuk dengan 27.814 penumpang berangkat dan 28.948 penumpang tiba. Adapun Stasiun Kiaracondong melayani 14.280 penumpang berangkat serta 13.615 penumpang datang. Angka ini menegaskan posisi Bandung sebagai pusat distribusi wisatawan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

Priangan Timur Ikut Kebagian lonjakan Penumpang

Pergerakan penumpang tidak hanya terpusat di Bandung. Tiga stasiun di Priangan Timur—Tasikmalaya, Banjar, dan Garut—mencatat total 26.676 pergerakan penumpang. Stasiun Tasikmalaya melayani 6.388 orang berangkat dan 6.140 orang tiba, sedangkan Banjar mencatat 3.713 berangkat dan 3.536 tiba.

Stasiun Garut menjadi yang terendah dengan 3.439 penumpang berangkat dan 3.460 tiba. Meski begitu, angkanya tetap menunjukkan tren positif bagi sektor pariwisata di wilayah selatan Jawa Barat.

Kereta Lokal Siliwangi Jadi Andalan ke Cianjur

Di jalur barat, KA Lokal Siliwangi yang melayani lintas Cipatat-Sukabumi mencatatkan total 21.248 pergerakan penumpang. Stasiun Cianjur menjadi penyumbang terbesar dengan 6.767 orang berangkat dan 7.063 orang datang. Adapun Stasiun Cipatat mencatat 3.437 keberangkatan dan 3.981 kedatangan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menuturkan bahwa tingginya mobilitas ini menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk berwisata maupun bersilaturahmi.

"Banyak masyarakat memanfaatkan momentum libur panjang ini untuk menikmati keindahan alam, budaya, dan kuliner di wilayah Bandung dan sekitarnya," ujar Kuswardojo dalam keterangan resminya.

Dampak Positif bagi Ekonomi Kreatif Lokal

Lonjakan penumpang ini berbanding lurus dengan potensi perputaran uang di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Daerah seperti Garut yang dikenal dengan kulit dan dodol, atau Bandung dengan kuliner serta factory outlet-nya, diperkirakan menerima dampak langsung dari belanja wisatawan.

Kuswardojo menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga pelayanan terbaik selama periode libur panjang.

"KAI Daop 2 Bandung akan terus memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, selamat, dan tepat waktu hingga pelanggan tiba di stasiun tujuan," tutupnya.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabarbicara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks