Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan jajarannya terus bergerak menangani dampak pascabencana gempa bumi yang melanda Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di samping memastikan infrastruktur tetap berfungsi, Kementerian PU turut menyalurkan bantuan air bersih dan tandon air guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Bantuan itu disalurkan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Nagekeo dan Manggarai, berupa distribusi ribuan liter air bersih, penyediaan tandon air, hingga penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat.
Menurut Menteri PU Dody Hanggodo, pemenuhan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam penanganan masyarakat yang terdampak bencana.
"Kita pastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi sekarang, sekaligus kita siapkan sumber air yang dapat mendukung kebutuhan mereka dalam jangka panjang," kata Dody Hanggodo.
Di Kabupaten Nagekeo, Kementerian PU mendistribusikan 2.200 liter air bersih untuk 31 Kepala Keluarga (KK) atau 110 jiwa warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa. Sementara di Desa Danga, Kecamatan Aesesa, sebanyak 6.600 liter air bersih disalurkan guna memenuhi kebutuhan 42 KK atau 175 jiwa.
Melalui Kementerian PU, Dody Hanggodo juga menyalurkan bantuan di Desa Lape, Kecamatan Aesesa, berupa satu unit tandon air berkapasitas 1.200 liter, 5.000 liter air bersih, serta bantuan sembako, yang menjangkau 52 KK atau 111 jiwa dan telah selesai disalurkan.
Sementara itu, di Desa Rendu Butowe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Kementerian PU mendistribusikan tiga unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter untuk mendukung kebutuhan air bagi 310 KK atau 1.275 jiwa.
Tidak hanya di Nagekeo, bantuan air bersih juga menjangkau Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai dengan jumlah distribusi mencapai 5.000 liter air bersih sebanyak tiga kali. Adapun seluruh penyaluran bantuan tersebut masing-masing telah mencapai progres 100 persen.
Melalui bantuan tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo berupaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama masa penanganan pascagempa. Penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kebutuhan dasar warga, terutama di tengah proses pemulihan kondisi permukiman dan infrastruktur di wilayah terdampak.