JAWA BARAT — Jenazah remaja yang terjatuh saat mendaki Gunung Slamet itu kini telah dibawa ke Puskesmas Bumijawa, Kabupaten Tegal. Pemeriksaan medis dilakukan sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Proses Penurunan Jenazah dari Puncak Berlangsung Lancar
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan proses evakuasi berjalan tanpa kendala berarti. Kondisi cuaca cerah mempermudah pergerakan tim saat membawa jenazah dari kawasan kawah menuju basecamp.
"Alhamdulillah seluruh proses evakuasi berjalan lancar, jenazah korban sudah tiba tadi di Basecamp Permadi pukul 02.15 dinihari dan selanjutnya akan dibawa ke Puskesmas Bumijawa Tegal untuk diperiksa lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga," kata Budiono.
Seluruh unsur SAR yang terlibat bekerja sama selama proses evakuasi berlangsung. Tidak ada kendala berarti yang dihadapi tim di lapangan.
Pemeriksaan Medis dan Penyerahan ke Keluarga
Setibanya di Puskesmas Bumijawa, jenazah Fahri menjalani pemeriksaan untuk kebutuhan administrasi dan kepentingan medis. Setelah proses selesai, jenazah akan diserahkan kepada keluarga korban yang telah menunggu di bawah.
Peristiwa ini menjadi peringatan lain bagi para pendaki pemula yang kerap meremehkan kondisi medan Gunung Slamet. Kawasan kawah di puncak merupakan area rawan dengan jurang dan material vulkanik yang licin, terutama saat kondisi kabut tebal turun.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian
Fahri dilaporkan jatuh ke kawah saat berada di area puncak Gunung Slamet. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, relawan, dan pihak terkait langsung bergerak melakukan pencarian setelah menerima laporan.
Operasi pencarian difokuskan di sekitar kawah yang menjadi titik terakhir korban terlihat. Medan yang berat dan karakteristik kawah yang dalam menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Proses evakuasi yang rampung dalam waktu relatif singkat ini menunjukkan koordinasi yang baik antar instansi. Gunung Slamet yang memiliki ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut ini memang dikenal memiliki jalur pendakian dengan tingkat kesulitan menengah hingga sulit, terutama di musim hujan.