JAWA BARAT — Pemerintah daerah Wallonia menyatakan dua hari setelah api pertama kali muncul di Hutan Nasional High Fens, kondisi di lapangan masih menantang. Seluruh kawasan tertutup lapisan tebal asap kuning pucat, memaksa evakuasi warga di dua desa terdekat. Asap bahkan menyebar hingga ke provinsi tetangga, Namur.
Dukungan udara menjadi kunci pengendalian kebakaran. Tractor terus mengangkut tangki air, sementara helikopter pemadam mengambil air dari danau terdekat. Empat helikopter Belgia dan Belanda yang sudah beroperasi kini ditambah satu pesawat khusus dari Swedia.
Spanyol Kerahkan Pasukan Terbesar dalam Sejarah Regional
Di wilayah Aragon, Spanyol utara, kebakaran yang mulai terjadi pada 10 Agustus mengancam dua biara San Juan de la Pena yang berusia 1.000 tahun. Kompleks biara baru dan lama itu merupakan simbol kawasan timur laut Spanyol, terletak di medan pegunungan terjal.
Pihak berwenang Aragon mengumumkan pengiriman pasukan dan peralatan pemadam kebakaran terbesar dalam sejarah daerah tersebut. Dengan bala bantuan dari Prancis dan dukungan tentara Spanyol, total petugas yang dikerahkan mencapai 1.000 orang, ditambah 35 hingga 40 pesawat.
Api telah melalap 16.600 hektar dalam sepekan terakhir, dipicu angin kencang tak terduga dan suhu tinggi. Lebih dari 1.000 warga desa sekitar dievakuasi. Jenazah raja-raja yang tersimpan di kedua biara turut dipindahkan ke lokasi aman.
Yunani Hadapi 34 Kebakaran dalam Sehari, Lima Petugas Tewas
Yunani masih berjuang mengendalikan api di pulau Skyros, Laut Aegea, hingga hari kedua berturut-turut pada 16 Agustus. Pesawat pemadam baru bisa kembali beroperasi setelah angin mereda dini hari. Hampir 10 pesawat dan helikopter dikerahkan mendukung sekitar 100 petugas di pulau tersebut.
Negara itu mencatat 34 kebakaran dalam 24 jam terakhir. Insiden terparah terjadi awal bulan ini ketika dua helikopter Bell bertabrakan di udara dekat Athena, menewaskan seorang pilot Denmark. Total lima petugas pemadam kebakaran tewas dalam rangkaian kebakaran sejak akhir Juli.
Gelombang panas yang melanda Eropa awal musim panas ini memang sempat membuat Yunani relatif aman. Namun angin kencang yang tidak biasa sejak akhir Juli memperbesar kobaran api secara drastis, memicu kebakaran besar di berbagai wilayah.
Kondisi ketiga negara menunjukkan tantangan serius penanganan kebakaran hutan di Eropa: medan sulit, angin tak menentu, dan suhu ekstrem. Kerja sama lintas negara dalam pengiriman pesawat pemadam menjadi strategi utama yang diandalkan.