STIN - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali membuka pintu masuk ke Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) untuk tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran taruna dan taruni baru berlangsung lewat portal SSCASN BKN bersamaan dengan sekolah kedinasan lain.
Syarat Umum Pendaftaran
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Tidak pernah terlibat tindak pidana, dibuktikan lewat SKCK.
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Pendidikan minimal SMA/sederajat, dan bukan lulusan Paket C.
- Memenuhi persyaratan nilai akademik, kesehatan, dan fisik yang ditetapkan.
- Bersedia mengikuti seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi STIN.
Peserta lulusan 2024 hingga 2026 perlu memastikan nilai rata-rata ijazah mencapai minimal 85, ditambah nilai mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya juga minimal 85.
Syarat Fisik dan Kesehatan
- Laki-laki: diutamakan tinggi badan minimal 165 cm.
- Perempuan: diutamakan tinggi badan minimal 160 cm.
- Berat badan harus seimbang sesuai ketentuan.
Kata "diutamakan" berarti peserta dengan tinggi di bawah ketentuan masih bisa mengikuti proses seleksi apabila memiliki prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan. Persyaratan kesehatan lain tetap mengikuti pemeriksaan yang ditetapkan panitia.
Pilihan Jurusan di STIN 2026
- Sarjana Analis Intelijen — juga untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Intelligence Analysis Management, fokus pada analisis informasi untuk keputusan strategis.
- Sarjana Agen Intelijen — untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Human Intelligence (HUMINT), berkaitan dengan operasional intelijen.
- Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber — khusus lulusan SMK/MAK jurusan Desain Grafis, Komputer, Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, atau Teknik Komputer dan Informatika.
Rincian Kuota STIN 2026
- Sarjana Agen Intelijen: 60 kursi.
- Sarjana Analis Intelijen: 20 kursi.
- Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 kursi.
Total keseluruhan 100 kursi, dengan komposisi 85 persen laki-laki dan 15 persen perempuan. Dengan jumlah terbatas ini, persaingan diperkirakan cukup ketat.
Batas Waktu Pendaftaran STIN 2026
Sesuai jadwal nasional sekolah kedinasan yang ditetapkan BKN, pendaftaran STIN 2026 dibuka mulai 18 Agustus dan ditutup 30 Agustus 2026. Karena jendela waktu terbatas, calon peserta sebaiknya segera menyiapkan dokumen alih-alih menunggu mendekati tenggat.
Panduan Daftar Lewat SSCASN BKN
Proses pendaftaran STIN 2026 dilakukan online lewat SSCASN BKN, dimulai dengan pembuatan akun berbasis data kependudukan, login, lalu memilih menu Sekolah Kedinasan dan instansi STIN. Setelah menentukan program studi, peserta perlu mengisi biodata, mengunggah dokumen, memeriksa ulang data, mengirim pendaftaran, dan menyimpan buktinya untuk keperluan tahapan berikutnya.
Tahapan Seleksi Setelah Mendaftar
Setelah pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar serta rangkaian tes lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, kebugaran, dan psikologi sesuai ketentuan penerimaan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pendaftaran STIN 2026 dikenakan biaya?
Informasi biaya pendaftaran tidak dirinci dalam sumber ini — calon peserta sebaiknya memeriksa pengumuman resmi di portal SSCASN BKN untuk detail lengkapnya.
Apakah peserta dengan tinggi badan di bawah ketentuan otomatis gugur?
Tidak selalu. Kata "diutamakan" pada syarat tinggi badan berarti peserta yang sedikit di bawah ketentuan masih bisa mengikuti proses seleksi apabila punya prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan.
Kesimpulan
STIN 2026 menawarkan peluang bagi lulusan SMA maupun SMK lewat tiga program studi dengan total 100 kursi. Pendaftaran dibuka 18-30 Agustus 2026 via SSCASN BKN — memenuhi syarat nilai, fisik, dan kesehatan sejak awal akan memperbesar peluang lolos seleksi.