BANDUNG — Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi melantik Erwan Kusuma Hermawan sebagai Inspektur Kabupaten Bandung. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Rumah Dinas Bupati Bandung, Rabu (10/6/2026). Erwan menggantikan pejabat sebelumnya dalam posisi strategis di Inspektorat daerah.
Apa Tugas Utama Inspektur yang Baru Dilantik?
Dalam sambutannya, Dadang Supriatna menekankan bahwa jabatan inspektur bukan sekadar posisi administratif. Ia menyebut peran ini sangat krusial dalam memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan sesuai aturan. "Jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata," ujar bupati yang akrab disapa Kang DS itu.
Menurut Dadang, Inspektorat harus berfungsi sebagai pengawas internal sekaligus mitra strategis bagi perangkat daerah. Tujuannya mendorong tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di seluruh lini Pemkab Bandung. Erwan diminta mampu memetakan persoalan secara cepat dan mempercepat program prioritas pembangunan.
Deteksi Dini dan Penguatan Budaya Integritas
Bupati Bandung memberikan arahan spesifik kepada Inspektur yang baru. Ia berharap Erwan dapat memperkuat efektivitas pengendalian internal dan membangun budaya kerja berorientasi integritas. "Setiap pejabat harus mampu beradaptasi, memetakan persoalan secara cepat, serta mempercepat pelaksanaan program-program prioritas pembangunan daerah," tegas Dadang.
Lebih lanjut, Inspektorat diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi permasalahan. Lembaga ini juga harus memberikan rekomendasi perbaikan serta memastikan setiap perangkat daerah bekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Pengawasan yang baik dinilai menjadi kunci agar program pembangunan tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
Mengapa Posisi Inspektorat Kini Makin Strategis?
Penguatan fungsi pengawasan internal menjadi prioritas Pemkab Bandung di tengah meningkatnya volume anggaran pembangunan daerah. Dengan pengawasan yang ketat, risiko penyimpangan dapat diminimalkan sejak dini. Erwan Kusuma Hermawan kini memegang kendali atas sistem yang memastikan setiap rupiah APBD digunakan secara akuntabel dan transparan.
Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Bandung dalam menerapkan prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih (clean government). Erwan diharapkan menjadi jembatan antara eksekutif dan fungsi kontrol internal yang independen namun konstruktif.