Pencarian

BP BUMN Panggil Bank Mandiri, BRI, dan BNI Bahas Skema Pendanaan Dua BUMN Karya yang Sedang Direstrukturisasi

Kamis, 02 Juli 2026 • 12:15:31 WIB
BP BUMN Panggil Bank Mandiri, BRI, dan BNI Bahas Skema Pendanaan Dua BUMN Karya yang Sedang Direstrukturisasi
Kepala BP BUMN memimpin rapat dengan Bank Mandiri, BRI, dan BNI membahas skema pendanaan restrukturisasi BUMN Karya.

JAWA BARAT — Rapat yang dipimpin langsung Kepala BP BUMN Dony Oskaria itu dihadiri jajaran direksi Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI). Turut hadir pula manajemen PT PP dan PT Adhi Karya untuk membahas perkembangan restrukturisasi kedua perusahaan.

Skema Pendanaan yang Sehat dan Terukur

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada penyusunan model pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. BP BUMN menekankan agar pendanaan dari Himbara nantinya hanya diarahkan ke proyek-proyek produktif yang memiliki kelayakan bisnis jelas dan arus kas terukur.

"Kita belajar dari pengalaman. Restrukturisasi ini harus menjadi titik balik untuk membangun BUMN Karya yang lebih kuat, lebih sehat dan memiliki tata kelola yang lebih baik," ujar Dony dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (2/7/2026).

Ia menambahkan, transformasi ini bertujuan agar perusahaan mampu tumbuh secara berkelanjutan dan kembali mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor infrastruktur.

Bukan Sekadar Perbaikan Keuangan

Langkah restrukturisasi yang dijalankan tidak hanya menyasar perbaikan finansial semata. BP BUMN juga mendorong penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan disiplin dalam pengelolaan risiko, serta pembangunan model bisnis yang lebih sehat.

Dony menegaskan, pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran agar proses transformasi berjalan lebih terukur. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan sebagai titik balik bagi BUMN Karya untuk bangkit.

Melalui proses ini, PT PP dan Adhi Karya diharapkan bisa kembali tangguh dalam mengerjakan proyek-proyek strategis nasional. Dengan fundamental yang lebih solid, kedua perusahaan dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi negara dan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak luas bagi masyarakat.

Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks