SUKABUMI — Gagasan mengganti nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda atau Parahyangan kembali mengemuka. Kali ini dukungan datang dari sesepuh sekaligus budayawan asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Asep Nurbagelar yang akrab disapa Abah Embep.
Abah Embep menilai nama Provinsi Jawa Barat sudah tidak relevan lagi secara geografis dan administratif. Alasannya, pemekaran Provinsi Banten pada tahun 2000 telah mengubah peta wilayah di ujung barat Pulau Jawa.
"Jika kita melihat sejarah saat Provinsi Jawa Barat masih bersatu dengan Banten, sebutan 'barat' itu memang merujuk pada letak yang paling barat atau di ujung. Tapi kenyataannya, Pulau Jawa itu terbagi menjadi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten. Posisi wilayah kita sekarang sudah bukan di paling barat lagi, melainkan lebih ke tengah," kata Abah Embep saat dihubungi detikJabar, Sabtu (4/7/2026).
Dua Opsi Nama yang Dianggap Lebih Representatif
Sejak Banten resmi berpisah dari Jawa Barat lebih dari dua dekade lalu, Abah Embep mengaku sudah menyimpan harapan agar nama provinsi ini segera di