BOGOR — Penghargaan ini diberikan langsung kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta pekan lalu. Program "Lapor Pak" dinilai sebagai terobosan dalam mempercepat respons pemerintah daerah terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat.
Bagaimana Program Lapor Pak Bekerja?
Program ini memungkinkan warga Kabupaten Bogor melaporkan berbagai persoalan, mulai dari infrastruktur rusak, pelayanan publik yang lambat, hingga masalah sosial, melalui platform digital yang terintegrasi. Setiap laporan masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh dinas terkait dalam waktu yang sudah ditentukan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor menyebutkan bahwa sistem ini dirancang untuk memangkas birokrasi yang berbelit. "Warga tidak perlu lagi datang ke kantor atau menunggu lama. Cukup lewat ponsel, laporan langsung masuk ke meja kami," ujarnya dalam keterangan resmi.
Dampak Langsung bagi Warga
Sejak diluncurkan, program Lapor Pak telah menerima ribuan laporan dari berbagai kecamatan. Sebagian besar keluhan terkait jalan rusak, saluran air tersumbat, dan penerangan jalan umum yang mati sudah ditindaklanjuti dalam kurun waktu kurang dari sepekan.
Salah seorang warga Kecamatan Cibinong mengaku terbantu. Ia melaporkan lubang besar di depan perumahannya melalui aplikasi dan dalam tiga hari sudah ada perbaikan dari Dinas Bina Marga. "Dulu laporan seperti ini bisa berbulan-bulan tidak ada respons," katanya.
Apa Langkah Selanjutnya?
Pemerintah Kabupaten Bogor berencana mengintegrasikan program Lapor Pak dengan sistem pengaduan nasional. Langkah ini diambil agar data keluhan warga bisa dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Penghargaan Digital Innovation Award sendiri diberikan oleh lembaga independen yang fokus pada pengembangan teknologi pemerintahan. Kategori Digital Innovation in Public Services menilai aspek kemudahan akses, kecepatan respons, dan dampak nyata terhadap masyarakat.
Bupati Rudy Susmanto dalam sambutannya usai menerima penghargaan menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik. "Ini bukan sekadar piala. Ini bukti bahwa teknologi bisa mendekatkan pemerintah dengan rakyat," ujarnya.