JAWA BARAT — Penurunan harga BBM nonsubsidi Pertamina terhitung mulai 1 Juli 2026 membawa angin segar bagi pengguna kendaraan diesel dan mesin bensin beroktan tinggi. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman MyPertamina, tiga produk yang mengalami koreksi harga adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara Pertamax RON 92 dan Pertamax Green 95 masih bertahan di level sebelumnya.
Penurunan paling signifikan terjadi pada Pertamina Dex yang sebelumnya dijual Rp24.800 per liter kini menjadi Rp21.150 per liter — turun Rp3.650. Dexlite juga turun Rp3.300 dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter. Sedangkan Pertamax Turbo merosot Rp1.450 menjadi Rp19.300 per liter. Harga-harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya.
Tiga Jenis BBM Nonsubsidi Turun, Pertalite Tetap Rp10.000
BBM bersubsidi tidak ikut dalam penyesuaian harga. Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter, sementara Biosolar (Bio Solar) tetap Rp6.800 per liter. Kedua jenis ini merupakan bahan bakar yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Keputusan Pertamina untuk tidak menaikkan harga subsidi sejalan dengan kebijakan pemerintah menjaga daya beli.
Untuk kendaraan bermesin bensin, pilihan nonsubsidi lainnya juga relatif stabil. Pertamax Green 95 tetap Rp17.000 per liter, sedangkan Pertamax RON 92 dijual Rp16.250 per liter di wilayah PBBKB 5 persen. Perbedaan harga antarprovinsi timbul akibat komponen Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berbeda.
Simak Harga BBM per 27 Juli 2026 di Seluruh Indonesia
Berikut rincian harga BBM Pertamina per liter pada Senin (27/7/2026) di berbagai daerah, mengacu data MyPertamina:
Jawa, Bali, NTB, NTT (PBBKB 5%):
Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp16.250, Pertamax Turbo Rp19.300, Pertamax Green 95 Rp17.000, Dexlite Rp19.700, Pertamina Dex Rp21.150.
Sumatera (Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung):
Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, Dexlite Rp20.150, Pertamina Dex Rp21.650. Pertalite dan Biosolar sama.
Sumatera Barat, Riau, Kepri:
Pertamax Rp17.000, Pertamax Turbo Rp20.150, Dexlite Rp20.550, Pertamina Dex Rp22.100.
FTZ Sabang:
Pertamax Rp15.250, Dexlite Rp18.450 (Pertamina Dex tidak tercantum).
FTZ Batam:
Pertamax Rp15.500, Pertamax Turbo Rp18.350, Dexlite Rp18.700, Pertamina Dex Rp20.100.
Kalimantan (kecuali Kalsel/Kaltara): sama dengan Sumatera kelompok pertama. Kalsel & Kaltara: Pertamax Rp17.000, Pertamax Turbo Rp20.150, Dexlite Rp20.550, Pertamina Dex Rp22.100.
Sulawesi: sama dengan Sumatera kelompok pertama. Maluku: Pertamax Rp16.650, Dexlite Rp20.150 (tanpa Pertamax Turbo dan Pertamina Dex). Papua: Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp19.750, Dexlite Rp20.150 (tanpa Pertamina Dex). Papua Barat & Papua Barat Daya: lengkap termasuk Pertamina Dex Rp21.650. Papua Selatan, Tengah, Pegunungan: hanya Pertamax Rp16.650 dan Dexlite Rp20.150.
Dengan penurunan harga ini, konsumen di luar zona subsidi bisa lebih lega mengisi tangki. Namun, perbedaan PBBKB membuat harga bervariasi hingga Rp1.750 antardaerah untuk jenis yang sama. Pastikan mengecek pompa Pertamina terdekat untuk harga riil sesuai lokasi.