PANGANDARAN — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangandaran mengerahkan sejumlah personel ke berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Pangandaran pada Senin (4/5/2026). Kehadiran petugas berseragam di jalan raya ini bertujuan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi para siswa yang memulai aktivitas belajar di pagi hari.
Fokus utama kegiatan mencakup pengaturan arus kendaraan dan bantuan penyeberangan tepat di depan gerbang sekolah. Titik-titik yang menjadi prioritas adalah lokasi dengan volume kendaraan tinggi yang kerap memicu kemacetan serta memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas cukup besar.
Pengamanan Titik Rawan Kepadatan di Depan Sekolah
Petugas Satlantas Polres Pangandaran turun langsung ke lapangan sejak pukul 06.30 WIB untuk mengatur ritme kendaraan yang melintas. Mereka memastikan tidak terjadi penumpukan arus di area pendidikan yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat umum maupun pelajar.
Langkah preventif ini diambil mengingat mobilitas warga meningkat drastis pada jam berangkat kantor yang berbarengan dengan jam masuk sekolah. Kehadiran polisi di jalan raya terbukti efektif mengurai simpul kepadatan di wilayah hukum Pangandaran, Jawa Barat.
Edukasi Keselamatan bagi Pengendara dan Pelajar
Selain mengatur arus, personel kepolisian aktif memberikan edukasi singkat kepada pengguna jalan. Pengendara sepeda motor diingatkan untuk selalu menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI) dan tetap mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.
Petugas juga memberikan imbauan langsung kepada para siswa agar selalu waspada saat menyeberang jalan. Disiplin berlalu lintas ditekankan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang taat hukum.
Komitmen Kamseltibcarlantas di Wilayah Hukum Pangandaran
Kegiatan pengaturan pagi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara konsisten oleh jajaran Satlantas Polres Pangandaran. Program ini menjadi wujud nyata komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Melalui pelayanan prima ini, kepolisian berharap angka kecelakaan yang melibatkan anak sekolah dapat ditekan secara signifikan. Masyarakat diimbau untuk terus bekerja sama dengan petugas di lapangan dan mematuhi rambu-rambu demi kenyamanan bersama di jalan raya.