Pencarian

Bupati Bogor Rudy Susmanto Kawal Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor

Sabtu, 09 Mei 2026 • 14:27:22 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto Kawal Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor
Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin kirab Mahkota Binokasih dalam perayaan Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor.

BOGOR — Puluhan iring-iringan seni budaya memadati jalanan Kota Bogor dalam rangka perayaan Milangkala Tatar Sunda yang digelar pada Jumat (8/5/2026). Sebanyak 30 perwakilan kesenian dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat turut ambil bagian dalam kemeriahan kirab ini. Delegasi dari luar provinsi seperti Jakarta, Banten, hingga Jawa Tengah juga terpantau ikut berpartisipasi memperkaya ragam pertunjukan.

Simbol Kejayaan Pajajaran dan Kesadaran Sejarah Sunda

Pusat perhatian dalam pawai budaya kali ini adalah kehadiran Mahkota Binokasih, sebuah benda pusaka yang menjadi simbol kejayaan Kerajaan Pajajaran. Kehadiran mahkota tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat mengenai peradaban besar yang pernah berdiri di Jawa Barat jauh sebelum bangsa ini terbentuk.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan bahwa momentum ini merupakan pengingat krusial bagi generasi sekarang mengenai peran penting Pajajaran dalam perjalanan sejarah. Menurutnya, Bogor memiliki keterikatan batin dan historis yang sangat kuat dengan simbol-simbol kerajaan tersebut.

“Ini adalah salah satu wujud nyata merawat tradisi Sunda di Jawa Barat, khususnya sejarah Pajajaran. Mahkota Binokasih berangkat dari Bogor dan hari ini berada di Museum Sumedang Larang,” ujar Rudy.

Sinergi Kepala Daerah Jawa Barat dalam Milangkala Tatar Sunda

Perhelatan ini juga menjadi ajang pertemuan para pimpinan daerah di Jawa Barat. Selain Bupati dan Wakil Bupati Bogor, hadir pula Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Bogor, hingga Wali Kota Depok. Kehadiran para pejabat publik ini bersama tokoh-tokoh masyarakat setempat menegaskan dukungan formal pemerintah terhadap pelestarian nilai-nilai lokal di tengah modernisasi.

Rudy menekankan bahwa sejarah bukan sekadar masa lalu, melainkan fondasi untuk membangun masa depan Jawa Barat. Dengan mengenal tokoh-tokoh yang lebih dahulu membangun Bogor dan wilayah sekitarnya, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran sejarah yang lebih kokoh dalam menjaga kedaulatan budaya.

Rangkaian kirab budaya ini berakhir dengan tertib setelah menempuh rute di sejumlah jalan protokol Kota Bogor. Partisipasi aktif dari berbagai daerah tetangga menunjukkan bahwa pelestarian budaya Sunda telah menjadi tanggung jawab kolektif yang melintasi batas administratif wilayah.

Bagikan
Sumber: bogor-today.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks