Pencarian

Persebaya Ditahan Garudayaksa FC 1-1, Tavares Sesalkan Antisipasi Bola Mati

Sabtu, 19 September 2026 • 22:31:32 WIB
Persebaya Ditahan Garudayaksa FC 1-1, Tavares Sesalkan Antisipasi Bola Mati

JAWA BARAT — Persebaya Surabaya gagal mengunci kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Gol Alex Martins pada menit ke-85 sirna empat menit berselang lewat penyelesaian Al Hamra Hehanussa. Pelatih Bernardo Tavares menyoroti kesalahan antisipasi bola mati sebagai biang hilangnya tiga poin.

Laga yang digelar Sabtu (19/9/2026) itu berjalan sesuai skenario tuan rumah hingga menit-menit akhir. Persebaya unggul lebih dulu melalui Alex Martins, tetapi Garudayaksa FC merespons cepat dan memaksa skor berakhir sama kuat.

Kekecewaan menyelimuti ruang ganti Bajul Ijo. Tavares menilai timnya hanya butuh beberapa menit tambahan untuk menjaga keunggulan hingga peluit panjang.

Gol Al Hamra Hehanussa Buyarkan Keunggulan Menit 85

Keunggulan Persebaya yang baru berusia empat menit langsung dibalas Garudayaksa FC. Al Hamra Hehanussa menjadi aktor penyama kedudukan yang membuat Stadion Gelora Bung Tomo terdiam.

Tavares menyebut skema tendangan sudut pendek lawan menemukan celah di lini belakang timnya. Garis pertahanan yang tidak naik dinilainya jadi akar masalah.

"Kami kebobolan melalui skema bola mati, pada tendangan sudut pendek garis pertahanan tidak naik, tetap sejajar, padahal kami perlu menyerang pemain yang membawa bola dengan lebih agresif," kata Tavares saat konferensi pers setelah pertandingan.

Ruang yang tercipta dari momen bola mati itu dimanfaatkan Garudayaksa untuk melepaskan umpan ke tiang jauh yang berujung gol penyeimbang.

Peluang Berlimpah tapi Penyelesaian Akhir Buntu

Persebaya sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan. Tim tuan rumah mencatatkan percobaan tembakan dan jumlah sepak pojok yang lebih banyak dibanding lawan.

Namun dominasi itu tidak berbuah kemenangan. Tavares mengakui anak asuhnya menciptakan cukup peluang untuk meraih tiga poin, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.

"Menurut saya hari ini kami menciptakan cukup peluang untuk meraih tiga poin, tetapi sayangnya gagal," ucapnya.

Pelatih asal Portugal itu tidak menyembunyikan frustrasinya. Ia menilai timnya hanya butuh beberapa menit lagi untuk mengunci skor 1-0 hingga peluit akhir.

"Saya sangat frustrasi karena kami tidak bisa mengumpulkan tiga poin seperti yang kami inginkan, tetapi inilah sepak bola," ujarnya.

Rotasi Terbatas, Saddil Ramdani Dapat Kesempatan

Di luar aspek teknis, Tavares menghadapi keterbatasan ketersediaan pemain. Beberapa penggawa tidak dapat dimainkan sehingga opsi rotasi menjadi sempit.

Kondisi tersebut membuka jalan bagi pemain yang sebelumnya belum tampil reguler. Saddil Ramdani mendapat kesempatan tampil dalam laga ini.

Tavares menegaskan komposisi skuad yang dalam sangat dibutuhkan untuk melewati perjalanan kompetisi yang panjang.

"Mereka bukan mesin, mereka tidak bisa bermain penuh 90 menit," ujarnya.

Perubahan kondisi fisik, cedera, hingga performa bisa terjadi dari satu laga ke laga berikutnya. Karena itu, Persebaya merekrut lebih dari 11 pemain musim ini.

"Persebaya merekrut lebih dari 11 pemain karena terkadang ada pemain yang tampil di bawah standar, ada yang cedera, dan kami perlu membangun skuad dan tim dengan segala kondisi ini," tuturnya.

Toni Firmansyah Minta Maaf ke Bonek dan Bonita

Kapten tim Toni Firmansyah menyampaikan permintaan maaf kepada Bonek dan Bonita. Ia memastikan tim akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah hasil ini.

"Ini hasil yang tidak kita inginkan pada sore hari ini, tetapi kami akan kerja keras dan memperbaiki di pertandingan selanjutnya," kata Toni.

Evaluasi jelang jeda FIFA Matchday menjadi pekerjaan rumah bagi Persebaya. Fokus utama ada pada menjaga konsentrasi saat menghadapi bola mati agar tidak kembali kecolongan pada momen krusial.

Penyelesaian akhir juga perlu dibenahi karena sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi kemenangan. Persebaya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk berbenah sebelum kompetisi BRI Super League kembali bergulir sekitar awal Oktober.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks