JAWA BARAT — Di Amerika Serikat, langganan iCloud+ 50 GB sendiri dibanderol mulai USD 0,99 per bulan atau setara Rp 16.300. Namun Amerika Serikat tidak termasuk dalam daftar negara yang mendapat bundel ini.
Apa yang Berubah bagi Pengguna iCloud+
Pelanggan iCloud+ di negara yang memenuhi syarat kini bisa menikmati konten orisinal Apple TV dan ratusan game di Apple Arcade tanpa perlu berlangganan terpisah. Sebelumnya, kedua layanan ini hanya tersedia melalui paket Apple One yang harganya jauh lebih tinggi.
Beberapa pasar juga mendapatkan tier baru bernama Apple Music Select yang disertakan dalam iCloud+. Tier ini mencakup sejumlah stasiun radio bebas iklan. Pelanggan iCloud+ yang memenuhi syarat bisa meningkatkan ke paket Apple Music penuh dengan harga yang lebih murah.
Negara Mana Saja yang Terdampak
Rollout ini menyasar lebih dari 100 negara di Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, dan Amerika Latin. Beberapa negara di Asia Tenggara yang termasuk dalam daftar adalah Singapura. Sementara itu, India, Pakistan, Nepal, Sri Lanka, dan Kazakhstan juga masuk dalam cakupan.
Di kawasan Timur Tengah, negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, Oman, Yordania, Lebanon, dan Irak mendapatkan akses yang sama. Sejumlah negara Afrika seperti Nigeria, Kenya, Ghana, Tanzania, dan Maroko juga tercatat dalam daftar.
Negara-negara Eropa Timur seperti Ukraina, Serbia, Georgia, Moldova, dan Kosovo turut masuk. Wilayah Amerika Latin dan Karibia seperti Jamaika, Trinidad dan Tobago, Bahamas, serta Barbados juga tercakup.
Apple TV Jangkau 170 Negara
Sebagai bagian dari rollout ini, layanan Apple TV kini tersedia di 59 negara baru yang sebelumnya tidak memiliki akses. Total jangkauan Apple TV sekarang mencapai 170 negara.
Langkah ini menunjukkan bahwa Apple secara efektif mengurangi dorongan untuk memasarkan bundel Apple One di pasar-pasar tersebut. Nilai yang ditawarkan melalui paket iCloud+ baru ini dinilai jauh lebih menguntungkan bagi konsumen di negara berkembang.
Konteks Strategi Apple di Pasar Berkembang
Keputusan ini juga mencerminkan kenyataan bahwa layanan konten Apple sebagian besar berbasis bahasa Inggris. Apple TV memproduksi sejumlah konten lokal internasional, tetapi tidak banyak menyentuh negara-negara yang masuk dalam daftar rollout kali ini.
Strategi bundling ke iCloud+ menjadi cara Apple memperluas basis pengguna layanan kontennya di wilayah yang daya belinya lebih rendah dibanding Amerika Serikat atau Eropa Barat. Alih-alih memaksa pengguna membayar paket premium, Apple menyisipkan layanan hiburan ke produk cloud yang sudah mereka langganan.
Rollout iCloud+ dengan Apple TV dan Apple Arcade ini mulai berjalan bulan ini di seluruh pasar yang memenuhi syarat.