Pencarian

Pedagang di Ruang Publik Kota Bekasi Diminta Jaga Kebersihan, Wali Kota: yang Rugi Pedagang Sendiri Jika Pengunjung Kapok

Jumat, 28 Agustus 2026 • 11:01:01 WIB
Pedagang di Ruang Publik Kota Bekasi Diminta Jaga Kebersihan, Wali Kota: yang Rugi Pedagang Sendiri Jika Pengunjung Kapok
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan imbauan kepada pedagang di ruang publik untuk menjaga kebersihan demi kenyamanan pengunjung.

KOTA BEKASI — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa keramaian sebuah ruang publik tidak ditentukan oleh banyaknya pedagang yang berjualan di sekitarnya. Justru sebaliknya, kenyamanan yang terjaga menjadi magnet utama bagi warga untuk berkunjung.

"Jangan sampai masyarakat tidak nyaman. Kalau masyarakat sudah tidak mau datang, yang rugi juga pedagang," ujarnya di Kota Bekasi, Jumat (28/8/2026).

Menurut Tri, kehadiran para pedagang di ruang publik biasanya terjadi setelah area tersebut ramai dikunjungi masyarakat. Fenomena ini menunjukkan bahwa fungsi utama ruang publik sebagai sarana berinteraksi, berolahraga, dan rekreasi harus tetap menjadi prioritas utama.

Pedagang Diminta Tak Mengganggu Aktivitas Pengunjung

Pemkot Bekasi tidak melarang warga untuk berdagang. Namun, aktivitas tersebut diminta untuk dilakukan di lokasi yang telah ditetapkan serta tetap mematuhi ketentuan K3.

"Yang penting adalah pedagang tetap tertib. Membayar kebersihan bukan berarti mereka kemudian boleh mengotori lingkungan," tegas Tri.

Imbauan ini menjadi perhatian serius karena banyak ruang publik di Kota Bekasi yang kerap dipadati pedagang kaki lima, mulai dari area taman kota hingga jalur pedestrian. Keberadaan mereka kerap kali mengurangi ruang gerak pengunjung dan meninggalkan sampah yang mengganggu estetika.

Komitmen Penataan Ruang Publik Berkelanjutan

Pemkot Bekasi menyatakan komitmennya untuk terus melakukan penataan terhadap seluruh ruang publik di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk memastikan warga mendapatkan fasilitas umum yang nyaman dan aman untuk digunakan.

Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara aktivitas ekonomi warga dan fungsi sosial ruang publik. Dengan begitu, ruang publik tetap menjadi tempat yang ideal bagi masyarakat untuk berkumpul tanpa harus terganggu oleh aktivitas lain yang tidak tertib.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks