Pencarian

Kebakaran Hanguskan 15 Hektare Lahan Sawit PT Condong Garut, Polisi Selidiki Sumber Api di Musim Kemarau

Jumat, 24 Juli 2026 • 18:28:31 WIB
Kebakaran Hanguskan 15 Hektare Lahan Sawit PT Condong Garut, Polisi Selidiki Sumber Api di Musim Kemarau
Lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Condong Garut seluas 15 hektare di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, hangus terbakar pada Kamis (23/7/2026).

GARUT — Kobaran api meludeskan 15 hektare perkebunan kelapa sawit di Area Afdeling Gataga Blok Cicalung Datar Kolasi, Kampung Tarisi, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Lahan yang terbakar merupakan bagian dari Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Condong Garut. Kebakaran dilaporkan terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Api Tiba-Tiba Muncul, Cepat Menjalar di Musim Kemarau

Petugas dari Polsek Cikelet yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran. Berdasarkan keterangan di lapangan, api diduga muncul secara tiba-tiba dari arah yang belum diketahui. Dalam waktu singkat, kobaran api dengan cepat merembet ke area perkebunan kelapa sawit yang luas.

“Dugaan sementara sumber api masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, karena kondisi cuaca yang kering sangat berpotensi menyebabkan api cepat menyebar,” ujar Iptu Aktas Komalsyah, Kapolsek Cikelet, Jumat (24/7/2026).

3 Unit Damkar Dikerahkan, Kerugian Masih Didata

Proses pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari pemerintah daerah dan dua unit mobil pemadam milik PT Condong Garut. Petugas gabungan dibantu warga sekitar bahu-membahu menjinakkan si jago merah agar tidak meluas ke area lain.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, besaran kerugian material akibat kebakaran masih dalam pendataan oleh pihak perusahaan bersama petugas terkait.

Polisi Imbau Warga Tak Bakar Lahan di Tengah Kemarau

Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Selain menyelidiki, Polsek Cikelet juga mengimbau warga dan perusahaan perkebunan di sekitar Garut selatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Musim kemarau membuat dedaunan kering dan lahan mudah terbakar, sehingga aktivitas yang memicu api sangat berisiko.

Hingga berita ini diturunkan, lokasi kebakaran sudah mulai terkendali dan proses pendinginan masih berlangsung. Polisi belum menetapkan tersangka dan masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari tim laboratorium forensik.

Bagikan
Sumber: ciremaitoday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks