Pencarian

Anggota DPRD Jabar Dorong Sekolah Tampilkan Seni dan Budaya Lokal Saat MPLS untuk Bentengi Generasi Z dari Globalisasi

Selasa, 30 Juni 2026 • 02:34:31 WIB
Anggota DPRD Jabar Dorong Sekolah Tampilkan Seni dan Budaya Lokal Saat MPLS untuk Bentengi Generasi Z dari Globalisasi
Anggota DPRD Jabar dorong sekolah tampilkan seni budaya lokal dalam MPLS untuk pembentukan karakter siswa.
V DPRD Jawa Barat mendorong sekolah menghadirkan pagelaran seni dan budaya tradisional dalam MPLS. Langkah ini untuk membentuk karakter siswa sekaligus membentengi Generasi Z dari dampak negatif globalisasi dan teknologi. ISI:

GARUT — Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Aten Munajat, menegaskan MPLS tahun ini tidak boleh hanya berisi pengenalan program pendidikan. Ia meminta sekolah menampilkan seni budaya sebagai ruang strategis pembentukan karakter, bukan sekadar transfer ilmu.

Mengapa Seni dan Budaya Penting untuk Generasi Z?

"Melalui kegiatan seni dan budaya, para siswa, khususnya Generasi Z, dapat lebih mengenal dan mencintai kearifan lokal di daerahnya," kata Aten di Garut, Senin.

Menurut politikus yang membidangi kebudayaan di Komisi V itu, penguatan budaya lokal menjadi benteng agar generasi muda tidak kehilangan identitas di tengah derasnya arus globalisasi. Sekolah dinilai sebagai tempat paling efektif untuk menanamkan gotong royong, disiplin, toleransi, dan rasa bangga terhadap jati diri bangsa.

Isi Dorongan Legislator untuk Sekolah

Aten mendorong setiap sekolah menghadirkan pagelaran seni budaya yang edukatif dan melibatkan siswa secara aktif. Ia meminta materi yang ditampilkan mengangkat seni tradisional dan budaya daerah setempat.

"Kami mendorong agar setiap sekolah menghadirkan pagelaran seni budaya yang edukatif, melibatkan siswa secara aktif, serta mengangkat seni tradisional dan budaya daerah," ujarnya.

Komisi V DPRD Jabar, kata dia, memberikan perhatian khusus kepada sekolah yang sebentar lagi menyelenggarakan MPLS. Pihaknya berharap kegiatan ini membentuk karakter anak yang berbudaya dan semakin cinta terhadap Indonesia yang beragam.

Harapan ke Depan: Cetak Generasi Berkarakter

"Dengan demikian, sekolah tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berbudaya, dan memiliki kecintaan terhadap Indonesia," kata Aten.

Upaya ini merupakan bagian dari pengawasan Komisi V terhadap program pemerintah di bidang kesenian dan kebudayaan di lingkungan pendidikan. MPLS dianggap sebagai momentum awal untuk memperkuat anak-anak bangsa agar siap menghadapi tantangan zaman.

Bagikan
Sumber: m.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks