Google mengumumkan integrasi baru yang memungkinkan pengguna Google Wallet mendaftar Touchless ID langsung dari aplikasi. Cukup dengan menyimpan boarding pass digital di wallet, pengguna yang sudah lolos verifikasi TSA PreCheck akan melihat opsi “get started” jika bandara dan maskapai yang mereka gunakan mendukung layanan ini.
Prosesnya tidak sepenuhnya otomatis. Pengguna tetap harus membuat Local ID Pass di perangkat mereka terlebih dahulu. Setelah itu, Google Wallet akan mengarahkan pengguna ke sistem TSA untuk verifikasi akhir. Jika disetujui, lencana digital akan muncul di boarding pass sebagai tanda konfirmasi.
Touchless ID Bukan Lagi Fitur Tersembunyi Maskapai
Selama ini, Touchless ID kerap sulit ditemukan di aplikasi maskapai. Banyak penumpang baru sadar bahwa bandara mereka mendukung fitur ini setelah tiba di terminal — saat sudah terlambat untuk mendaftar. Google Wallet memecahkan masalah itu dengan mendeteksi ketersediaan layanan secara otomatis.
Touchless ID sendiri memungkinkan penumpang berjalan melewati pos pemeriksaan TSA PreCheck tanpa perlu berhenti atau menunjukkan dokumen fisik. Kamera akan memindai wajah dan mencocokkan dengan data yang sudah terdaftar. Namun, tidak semua bandara dan maskapai mendukungnya — setidaknya untuk saat ini.
Digital ID Makin Meluas, Tapi Belum ke Indonesia
Langkah Google ini adalah bagian dari dorongan lebih besar untuk mengadopsi identitas digital. Perusahaan yang sama sebelumnya telah mendukung penyimpanan paspor dan SIM digital di Google Wallet. TSA sendiri tengah memperluas Touchless ID ke lebih banyak bandara, dan diperkirakan akan menjadi standar dalam beberapa tahun ke depan.
Bagi pengguna Indonesia, fitur ini belum relevan langsung. TSA PreCheck adalah program keamanan khusus penerbangan domestik AS. Namun, tren digitalisasi identitas di bandara — termasuk imigrasi otomatis dan boarding pass biometrik — perlahan mulai diadopsi di bandara-bandara utama Asia Tenggara. Google Wallet bisa menjadi pintu masuk jika otoritas penerbangan Indonesia kelak mengadopsi sistem serupa.
Cara Kerja: Satu Kali Setup, Tanpa Buka Aplikasi Lagi
Setelah pengguna menyelesaikan pendaftaran dan disetujui TSA, mereka tidak perlu lagi membuka Google Wallet saat melewati pos pemeriksaan. Cukup berjalan menuju jalur Touchless ID, kamera akan mengenali wajah dan mencocokkan data boarding pass yang sudah tersimpan. Semua proses verifikasi tetap ditangani oleh sistem TSA di luar aplikasi Google.
Google Wallet hanya bertindak sebagai jembatan untuk menemukan dan mendaftarkan pengguna ke layanan yang memenuhi syarat. Namun, kehadiran fitur ini menutup celah informasi yang selama ini membuat Touchless ID kurang dimanfaatkan secara maksimal oleh penumpang.