JAWA BARAT — Kurzawa mengumumkan kepergiannya melalui unggahan di media sosial, Kamis (16/5). Ia mengaku menghormati keputusan klub yang tidak memperpanjang masa baktinya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Lima Bulan yang Berharga di Tanah Air
Meski hanya berseragam Maung Bandung sejak Februari 2024, Kurzawa mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari atmosfer sepak bola Indonesia. "Lima bulan yang saya habiskan di Indonesia menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan karier profesional saya," tulisnya.
Ia menyoroti dukungan luar biasa dari Bobotoh yang selalu hadir memberikan semangat di setiap laga. Menurut Kurzawa, budaya sepak bola Indonesia memiliki kehangatan yang jarang ia temukan di klub-klub sebelumnya.
Alasan di Balik Keputusan Klub
Perpisahan ini menjadi bagian dari evaluasi skuad Persib menjelang kompetisi musim depan. Manajemen diperkirakan akan melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain untuk memperkuat tim di level domestik dan Asia.
Kurzawa sendiri sebenarnya berharap bisa melanjutkan perjalanan bersama Persib. Namun, ia sadar bahwa dalam dunia sepak bola, banyak keputusan berada di luar kendali pemain. "Saya bangga telah mengenakan seragam ini, telah merasakan emosi ini bersama kalian," ucapnya.
Respons Bobotoh dan Jejak Karier Kurzawa
Unggahan Kurzawa langsung dibanjiri komentar dari pendukung Persib. Banyak Bobotoh yang mengucapkan terima kasih dan mendoakan perjalanan karier selanjutnya. Sikap profesional yang ditunjukkan Kurzawa selama di Bandung tetap mendapat apresiasi, meski ia tidak banyak tampil di lapangan.
Sebelum merumput di Indonesia, Kurzawa menghabiskan delapan musim di PSG dengan koleksi 18 trofi, termasuk lima gelar Ligue 1. Ia juga sempat memperkuat timnas Prancis di level senior.
Kepergian Kurzawa menambah daftar pemain asing yang meninggalkan Persib di bursa transfer kali ini. Klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana perekrutan pemain baru untuk posisi bek kiri.