BOGOR — Pengerjaan saluran drainase di ruas Jalan Dadali, Kota Bogor, tetap berlanjut pada pekan ini. Proyek yang sempat dikeluhkan sejumlah pedagang tanaman hias karena mengganggu akses pembeli itu dipastikan tidak akan dihentikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina, menyatakan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari program pengendalian banjir di kawasan tersebut. “Kami memahami keberatan pedagang, tapi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.
Dampak Langsung ke Pedagang dan Pembeli
Lapak-lapak tanaman hias yang biasa berjejer di trotoar dan bahu Jalan Dadali kini sepi pengunjung. Sebagian pembeli enggan singgah karena akses masuk yang menyempit akibat material proyek dan pengalihan jalur.
Salah seorang pedagang, Asep (45), mengaku omzetnya turun hingga 60 persen sejak proyek dimulai. “Biasanya ramai akhir pekan, sekarang sepi. Mobil pembeli susah parkir,” katanya kepada wartawan di lokasi.
Mengapa Proyek Ini Tidak Bisa Ditunda?
Jalan Dadali merupakan salah satu titik langganan genangan di Kota Bogor. Setiap kali hujan deras, air menggenang hingga 30 sentimeter dan memacetkan lalu lintas. Perbaikan drainase ini menargetkan saluran sepanjang 1,2 kilometer agar debit air lebih cepat mengalir ke sungai terdekat.
Pemkot Bogor memastikan proyek akan rampung sebelum puncak musim hujan pada Desember mendatang. “Kalau ditunda, risikonya lebih besar: banjir dan kecelakaan,” tegas Rena.
Solusi Sementara untuk Pedagang
Pemerintah kota menyediakan lokasi relokasi sementara di halaman parkir eks terminal dalam kota yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi proyek. Namun, belum semua pedagang bersedia pindah karena khawatir kehilangan pelanggan tetap.
“Kami masih negosiasi. Yang penting proyek jalan dan pedagang tetap bisa cari nafkah,” kata Lurah setempat, Budi Santoso.
FAQ: Yang Perlu Diketahui Warga Bogor
Apakah Jalan Dadali ditutup total?
Tidak. Hanya satu lajur yang disterilkan untuk area kerja. Arus lalu lintas masih bisa dilalui dua arah secara bergantian dengan pengaturan petugas.
Kapan proyek drainase ini selesai?
Ditargetkan akhir November 2024, tergantung cuaca dan ketersediaan material.