JAKARTA — Amien Rais menilai Jokowi termasuk golongan pemimpin yang berat meninggalkan kekuasaan. Ambisi politik yang tak terpenuhi, menurutnya, membuat Jokowi mengalami tekanan psikologis serius.
“Ditambah punya bakat lapar dan haus kekuasaan. Maka dia akan berusaha mati-matian untuk tetap bertahan dengan segala cara,” ujar Amien dalam pernyataan yang diunggah, Minggu (24/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan Amien di tengah dinamika politik pasca-Pemilu 2024. Ia menyoroti perubahan sikap Jokowi yang dinilai melenceng dari prinsip demokrasi dan konstitusi.
Gangguan Kesehatan Akibat Stres Kekuasaan
Lebih jauh, Amien mengaitkan kondisi psikologis Jokowi dengan sejumlah gejala fisik. Menurutnya, tekanan akibat mempertahankan kekuasaan bisa memicu masalah kesehatan.
“Hal ini bisa menyebabkan munculnya sakit eksim, gatal-gatal, rambut kepala rontok, sulit tidur, mudah marah, dan napas sesak,” kata Amien.
Pernyataan ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sejumlah kalangan menilai kritik Amien terlalu personal dan tidak berdasar secara medis.
Amien: Jokowi Lupa Bahwa Dunia Fana
Dalam kesempatan yang sama, Amien juga mengingatkan Jokowi agar tidak terlena dengan kekuasaan. Ia menilai presiden dua periode itu sudah lupa bahwa dunia ini bersifat sementara.
“Fana artinya habis tandas,” pungkas Amien.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Amien Rais. Kritik serupa sebelumnya juga sempat dilayangkan oleh sejumlah tokoh oposisi lainnya. (*)