BANDUNG — Pencarian mahasiswa ITB yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (9/5) di Gunung Puntang akhirnya berakhir Selasa pagi. Arief Wibisono, mahasiswa angkatan 2024 itu, ditemukan oleh warga dan petugas gabungan di kawasan Leuweung Malang, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.
Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi membenarkan kabar tersebut. "Alhamdulillah sudah ketemu dalam kondisi sehat (selamat)," ujarnya kepada detikJabar.
Jatuh ke Jurang, Bertahan dengan Menyusuri Sungai
Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB Nita Yuanita mengungkapkan kronologi di balik hilangnya Arief. Mahasiswa tersebut diduga keluar dari jalur pendakian awal dari Basecamp Pasir Kuda, Desa Mekarjaya.
"Jadi dia jatuh, terperosok ke jurang 6-7 meter, lalu tidak bisa naik ke atas ke jalur, jadi membuka jalur menyusuri sungai," tutur Nita saat dikonfirmasi.
Jarak dari basecamp ke titik penemuan mencapai 8 kilometer. Arief ditemukan dalam kondisi lemah dengan luka goresan di sekujur tubuh dan memar.
Kondisi Terkini: Dirawat di RS dan Diserahkan ke Keluarga
Setelah dievakuasi, Arief langsung dibawa ke RSUD Bedas Arjasari untuk mendapatkan pertolongan medis. Nita memastikan mahasiswa tersebut masih dalam keadaan sadar saat ditemukan.
"Kondisi Arief, mengalami luka di sekujur tubuh (goresan), dan ada memar di tubuh. Saat ini posisi menunggu hasil rontgen," ujarnya.
"Update terakhir, barusan Arief sudah diserahterimakan kepada keluarga, pihak FTSL, Prodi, dan IATL mendampingi sampai selesai. Kami masih di rumah sakit bersama Arief dan keluarga," pungkas Nita.
Kronologi Pencarian dan Evakuasi
Informasi awal hilangnya Arief diumumkan oleh relawan melalui akun Instagram @darmanto_wanadri_96. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian sejak Sabtu malam.
Humas ITB Lala Arief membenarkan proses evakuasi berlangsung hingga pagi hari. "Alhamdulilah, Arif sudah ditemukan dengan selamat. Ditemukan di Leuweung Malang, ditemukan oleh warga," katanya.
Polsek Pameungpeuk menyebut mahasiswa tersebut kini telah dibawa ke tempat aman untuk pemulihan lebih lanjut. "Mahasiswa masih dibawa ke tempat yang aman dulu," pungkas Kapolsek.