CIBINONG — Pemerintah Kabupaten Bogor berada di tahap penentuan pembangunan alun-alun Tegar Beriman. Setiap minggu, pekerja proyek mengejar waktu agar infrastruktur publik itu siap menemani perayaan hari jadi kabupaten yang ke-544 nanti. Waktu tersisa kurang dari 13 bulan untuk menyelesaikan proyek senilai ratusan juta rupiah ini.
Pemasangan Material dan Pengecoran Berlangsung Serentak
Yusuf, selaku pelaksana proyek, menjelaskan bahwa pekerjaan saat ini memasuki fase intensif. Tim sedang melakukan pemasangan kanstin, granit, dan batu alam secara bersamaan dengan penyelesaian struktur dasar. "Pengecoran struktur sudah banyak yang dikerjakan, kurang lebih 50 persen minggu ini," ujar dia pada Kamis, 7 Mei 2026.
Fase ini mencakup penyelesaian elemen-elemen dekoratif alun-alun yang akan menambah nilai estetika ruang publik Cibinong. Progres 50 persen secara keseluruhan menunjukkan momentum pekerjaan yang stabil, meski tetap membutuhkan akselerasi di minggu-minggu mendatang.
Cuaca Bogor dan Agenda Padat Jadi Rintangan Nyata
Meski momentum pekerjaan terjaga, Yusuf mengakui adanya hambatan teknis yang tidak bisa diabaikan. Cuaca Bogor yang sulit diprediksi menjadi kendala utama — hujan tiba-tiba dapat menghentikan pekerjaan dan menunda pengecoran. Selain itu, padatnya agenda acara di Pemkab Bogor (termasuk kegiatan manasik dan car free day di lingkungan pemerintahan) turut mengurangi mobilisasi material dan personel.
"Kendala ya cuaca, namanya Bogor susah ditebak kadang hujan tiba-tiba jadi kendala. Terus banyak kegiatan, sabtu manasik, minggu CFD, ya harap dimaklumi tapi semua berjalan dengan baik," ungkapnya.
Meskipun demikian, pihak proyek tidak menganggap hambatan tersebut sebagai alasan untuk mengesampingkan komitmen. Setiap kendala direspons dengan kerja lebih keras dan pengorganisiran yang lebih ketat.
Alun-alun Tegar Beriman Bakal Ramai Saat HJB ke-544
Kabag Umum Setda Kabupaten Bogor, Eka Novari, memastikan target selesai sebelum HJB Bogor ke-544 bukan sekadar slogan. "Tetap target kita di awal Juni sebelum HJB ini sudah selesai. Optimis sebelum HJB selesai," katanya. Visi Pemkab adalah menghadirkan alun-alun yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menampilkan "wajah rapi" yang layak menjadi landmark perayaan hari jadi.
Yusuf menambahkan bahwa target utama bukan sekadar selesai, melainkan selesai dengan kualitas visual yang memuaskan. "Agar terus dikejar waktu sesuai hari jadi Bogor minimal sudah tidak berantakan, terlihat rapi," katanya. Komitmen itu menjadi pengingat bahwa alun-alun Tegar Beriman akan menjadi saksi pertama masyarakat Bogor terhadap investasi publik pemkab di level lokal.