Pencarian

31.229 Unit Rumah di Jawa Barat Tersalurkan lewat KPR FLPP 2026, BP Tapera Jemput Bola ke Pelaku UMKM

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:20:01 WIB
31.229 Unit Rumah di Jawa Barat Tersalurkan lewat KPR FLPP 2026, BP Tapera Jemput Bola ke Pelaku UMKM
unit rumah di Jawa Barat tersalurkan melalui KPR Sejahtera FLPP dengan total nilai pembiayaan Rp3,93 triliun.

BANDUNG — Kebutuhan hunian pertama di Jawa Barat masih sangat besar, dan BP Tapera menilai kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu segmen yang paling membutuhkan edukasi akses pembiayaan. Hal ini terlihat dari realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP yang mencapai 31.229 unit di provinsi ini, dengan total nilai pembiayaan sekitar Rp 3,93 triliun.

Capaian tersebut menjadikan Jawa Barat sebagai kontributor terbesar nasional, menyerap hampir seperempat dari total 131.516 unit rumah yang telah tersalurkan di 36 provinsi sejak 1 Januari hingga 19 Agustus 2026. Secara keseluruhan, nilai pembiayaan yang telah dikucurkan BP Tapera mencapai Rp 16,36 triliun dari kuota tahun ini yang sebesar 350.000 unit.

Mendekatkan Informasi KPR ke Pedagang dan Pengusaha Kecil

Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa jangkauan informasi menjadi pekerjaan rumah utama. Banyak pelaku UMKM yang belum memahami persyaratan dan mekanisme pengajuan pembiayaan rumah pertama, padahal mereka berpotensi memenuhi ketentuan yang berlaku.

"BP Tapera hadir untuk mendekatkan informasi pembiayaan perumahan kepada masyarakat. Kami ingin pelaku UMKM dan masyarakat berpenghasilan rendah mengetahui bahwa mereka memiliki kesempatan untuk mengakses pembiayaan rumah pertama melalui KPR Sejahtera FLPP," ujar Heru dalam keterangan yang diterima di Jakarta, dikutip dari laman Jabarbicara.com.

Dalam agenda Bazar Pesona Merdeka 2026 yang digelar di Cirebon, BP Tapera mencatat sebanyak 89 masyarakat mendaftar untuk mendapatkan informasi dan akses pembiayaan. Mereka berasal dari beragam latar belakang pekerjaan, mulai dari barista, pekerja yayasan pendidikan, hingga pengusaha kreatif yang memproduksi barang secara mandiri.

Menteri PKR Tinjau Langsung Peserta dan Motivasi Pengusaha

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait turut hadir dan berinteraksi langsung dengan para peserta. Pengecekan dilakukan terhadap sejumlah pelaku usaha, termasuk mereka yang mengembangkan karya seni lukis anak penyandang autisme menjadi produk bernilai ekonomi.

Maruarar memberikan motivasi agar para pelaku usaha tidak mudah menyerah dalam mengembangkan bisnisnya. "Pantang menyerah itu harus dari diri kita sendiri. Dengan kemauan dan doa, kita harus yakin sukses," pesannya kepada salah satu peserta bazar.

Heru menambahkan, keterlibatan dalam bazar ini merupakan bagian dari strategi memperluas sosialisasi. Ia memastikan BP Tapera akan terus memberikan edukasi berkelanjutan agar masyarakat memahami syarat, manfaat, dan proses pengajuan KPR Sejahtera FLPP.

"Program pembiayaan perumahan harus semakin dekat dengan masyarakat. Kami akan terus memberikan edukasi agar masyarakat memahami persyaratan, manfaat, serta proses pengajuan sehingga mereka yang memenuhi ketentuan dapat memanfaatkan kesempatan memiliki rumah pertama," tuturnya.

Rumah Pertama sebagai Fondasi Kemandirian Ekonomi

BP Tapera menilai akses terhadap hunian layak tidak hanya berdampak pada aspek sosial, tetapi juga menjadi penopang keberlanjutan usaha keluarga. Dengan memiliki rumah pertama, pelaku UMKM dinilai dapat lebih fokus mengembangkan kapasitas produksi tanpa terbebani persoalan tempat tinggal.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam event seperti Bazar Pesona Merdeka, BP Tapera berkomitmen memperkuat edukasi pembiayaan perumahan. Targetnya, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, generasi muda, dan pengusaha kecil dapat memanfaatkan program ini sebelum kuota nasional tahun 2026 habis.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabarbicara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks