JAWA BARAT — Dethan mengakui bahwa langkah ini bukan sekadar soal pindah tim. Ia menilai Macan Kemayoran adalah arena yang tepat untuk mengembangkan potensi dan membuktikan kualitasnya sebagai pesepakbola profesional. “Persija adalah tim yang besar dan saya ingin menantang diri. Dengan bergabung dengan tim yang punya ekspektasi yang sangat tinggi,” ujarnya dalam kanal YouTube Persija.
Etos Kerja Jadi Modal Utama
Pemain asal Nusa Tenggara Timur itu tak hanya bicara soal ambisi. Ia juga ingin menunjukkan karakter sebagai pekerja keras di tengah tekanan suporter yang loyal. “Ya, kalau saya ingin membuktikan bahwa saya adalah pekerja keras. Ya, menurut saya suporternya tentunya adalah suporter yang sangat loyal,” tegas Dethan.
Ia berharap dukungan penuh dari The Jakmania bisa menjadi suntikan motivasi ekstra untuk tampil maksimal pada musim 2026/2027. Kehadiran Dethan diyakini akan menambah kedalaman lini serang Persija yang tengah membangun skuad kompetitif untuk bersaing di papan atas Super League.
Ronaldo Jadi Sumber Inspirasi
Di luar targetnya bersama Persija, Dethan mengungkapkan figur yang paling menginspirasinya di dunia sepak bola. Ia mengidolakan Cristiano Ronaldo, bukan karena gemerlap prestasinya semata, melainkan karena etos kerja dan semangat juang yang tak pernah padam meski usianya sudah menginjak 40 tahun.
“Ya tentunya banyak pemain bola yang saya sangat mengidolakan. Tetapi yang menurut saya sangat menginspirasi buat saya adalah Cristiano Ronaldo,” tutur Dethan. “Karena sekarang ya umurnya sudah 40-an dan dia masih sangat semangat dalam bermain bola.”
Bagi Dethan, Ronaldo adalah contoh nyata bagaimana seorang pesepakbola menjaga profesionalisme dan ambisi untuk terus bersaing di level tertinggi. Nilai-nilai itulah yang ingin ia bawa ke dalam skuad Macan Kemayoran.