CIAMIS — Program perbaikan rumah tak layak huni (rutilahu) menjadi agenda utama dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 tahun ini. BAZNAS Ciamis menyalurkan bantuan stimulan pembangunan rumah layak huni kepada 100 unit rumah secara serentak, menyasar warga di sejumlah desa.
Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp 10 juta. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp 1 miliar, yang dihimpun dari Gerakan Infaq Ramadan 1447 Hijriah. Penyerahan simbolis dilakukan di lokasi upacara peringatan hari jadi.
Kisah Penerima Manfaat yang Terbantu
Salah satu penerima, Oman Abdul Rohman, warga Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, tak kuasa menahan haru saat menerima plakat bantuan. Ia menjadi simbol perubahan bagi keluarganya yang selama ini tinggal di rumah tak layak huni.
Raut bahagia serupa juga terlihat dari para mustahik lain saat menerima bantuan yang memuat logo Pemkab Ciamis dan BAZNAS. Program ini diklaim tidak hanya seremonial, tetapi berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga.
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Ciamis
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, MBA, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kolaborasi nyata dengan pemerintah daerah. Ia menyebut momentum hari jadi sebagai refleksi syukur yang diterjemahkan ke aksi nyata di akar rumput.
“Peringatan Hari Jadi Ciamis ke-384 ini adalah momentum terbaik untuk merefleksikan rasa syukur ke dalam tindakan nyata yang menyentuh akar rumput. BAZNAS Kabupaten Ciamis senantiasa siap bersinergi, berkolaborasi, dan berjalan beriringan dengan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis demi kebaikan bersama dan kemaslahatan umat,” ujar Lili dalam keterangannya.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah mampu menjadi pilar penyokong pembangunan daerah serta instrumen pemerataan ekonomi masyarakat.
Respons Bencana Sebelum Hari Jadi
Sebelum perayaan berlangsung, BAZNAS Ciamis juga menunjukkan respons cepat terhadap bencana alam di sejumlah wilayah. Sebanyak 83 kepala keluarga (KK) terdampak menerima bantuan darurat dan pemulihan. Langkah ini memperlihatkan BAZNAS tidak hanya bergerak dalam program rutin, tetapi juga hadir dalam kondisi darurat masyarakat.
Infaq Ramadan Jadi Fondasi Program
Program Rutilahu Ciamis 2026 ini sepenuhnya bersumber dari Gerakan Infaq Ramadan. Dana yang terkumpul dikonversi menjadi bantuan nyata berupa rumah layak huni bagi masyarakat. BAZNAS menyebut hal ini sebagai bukti bahwa pengelolaan dana umat secara transparan mampu memberikan dampak besar dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Program ini menjadi salah satu agenda paling bermakna di tengah kemeriahan perayaan hari jadi daerah. Sinergi antara BAZNAS dan Pemkab Ciamis diharapkan terus berlanjut untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ciamis.