Pencarian

Spanyol Jawab Keraguan Lewat Tiki-Taka, Juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan

Minggu, 07 Juni 2026 • 07:30:31 WIB
Spanyol Jawab Keraguan Lewat Tiki-Taka, Juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan
Spanyol menampilkan gaya tiki-taka untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

JAWA BARAT — Untuk pertama kalinya dalam sejarah, piala dunia digelar di benua Afrika. Afrika Selatan mendapat kepercayaan FIFA menjadi tuan rumah edisi 2010, mengalahkan Mesir dan Maroko. Meski sempat diragukan dari sisi keamanan, Negeri Pelangi sukses menyambut 32 tim peserta dengan hangat.

Kekalahan Perdana yang Hampir Mengubur Mimpi

Spanyol datang ke Afrika Selatan dengan status juara Eropa 2008. Gaya bermain tiki-taka racikan Vicente del Bosque jadi buah bibir, dengan Xavi, Andres Iniesta, dan David Villa sebagai tulang punggung. Namun, kejutan pahit justru menanti di laga pembuka.

La Furia Roja tumbang 0-1 dari Swiss. Kekalahan itu langsung memicu kritik pedas dari Luis Aragones, eks pelatih Spanyol yang merasa suksesornya gagal memaksimalkan potensi tim. Keraguan sempat membayangi, tapi David Villa segera membungkam semua kritik.

David Villa: Mesin Gol yang Mengubah Narasi

Di dua laga berikutnya, Villa menjadi juru selamat. Dua golnya membawa Spanyol menang 2-0 atas Honduras, lalu satu gol lain memastikan kemenangan 2-1 atas Chile. Hasil itu cukup mengantar Spanyol lolos ke fase gugur sebagai juara grup.

Memasuki babak knockout, Spanyol tak lagi kebobolan. Tiga laga berturut-turut di fase gugur—melawan Portugal, Paraguay, dan Jerman—semua berakhir dengan skor identik 1-0.

Drama Penalti dan Sundulan Kapten

Melawan Portugal, Villa kembali jadi pahlawan dengan gol tunggal yang membuat Cristiano Ronaldo tak berkutik. Di perempat final, drama terjadi kala Spanyol berhadapan dengan Paraguay. Iker Casillas menggagalkan penalti Oscar Cardozo, sebelum Villa kembali memastikan kemenangan.

Di semifinal, giliran Carles Puyol yang mencatatkan namanya di papan skor. Sundulan keras bek Barcelona itu menjebol gawang Jerman dan mengantar Spanyol ke partai puncak.

Gol Iniesta di Waktu Ekstra Final

Final melawan Belanda berjalan sengit dan tanpa gol hingga 90 menit. Pertandingan baru pecah di babak tambahan. Andres Iniesta menjadi pahlawan dengan gol di menit akhir, memastikan Spanyol mencatatkan sejarah sebagai juara dunia untuk pertama kalinya.

Piala Dunia 2010 juga mencatat rekor partisipasi, dengan 204 tim nasional bertarung di fase kualifikasi. Slovakia dan Serbia menjadi dua tim yang debut di turnamen ini. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada Spanyol yang membuktikan bahwa tiki-taka bukan sekadar gaya, melainkan senjata juara.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks