BOGOR — Lapangan Sempur berubah menjadi pusat perburuan sembako murah Senin kemarin. Warga dari berbagai kelurahan di Kota Bogor rela mengantre sejak pukul 06.00 WIB demi mendapatkan bahan pokok dengan harga khusus dalam rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544.
Gerakan Pangan Murah (GPM) ini menyediakan beras premium dengan harga Rp 55.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp 14.000 per liter, dan telur ayam Rp 25.000 per kilogram. Harga-harga itu jauh di bawah harga eceran tertinggi di pasar tradisional yang tembus Rp 70.000 per 5 kilogram untuk beras medium.
Antrean Mengular, Stok Terbatas
Pantauan di lokasi, antrean warga mengular hingga ke Jalan Sempur. Beberapa stan kewalahan melayani pembeli karena jumlah pengunjung melebihi perkiraan panitia. Sejumlah warga mengaku datang sejak subuh setelah mendapat informasi dari grup WhatsApp RT masing-masing.
"Saya datang jam setengah enam, dapat beras dan minyak. Lumayan, selisihnya bisa buat beli lauk," ujar Siti Rahmawati, warga Kelurahan Paledang, saat ditemui di lokasi.
Mengapa Warga Berbondong-Bondong?
Tingginya animo warga tak lepas dari lonjakan harga sembako di pasar tradisional dalam sebulan terakhir. Harga beras medium di Pasar Anyar Bogor misalnya, masih bertahan di kisaran Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng curah di beberapa warung eceran sudah menembus Rp 17.000 per liter.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, Anwar Hidayat, mengatakan bahwa GPM ini merupakan bagian dari operasi pasar untuk menekan inflasi daerah. "Kami bekerja sama dengan Bulog dan distributor lokal. Target kami, 3.000 paket sembako murah bisa terserap dalam dua hari," katanya.
Besok Masih Ada, Catat Lokasi dan Waktunya
Pemerintah Kota Bogor memastikan GPM masih berlangsung besok, Rabu (4/6), di lokasi yang sama, Lapangan Sempur, mulai pukul 08.00 WIB hingga stok habis. Setiap warga dibatasi pembelian maksimal satu paket beras, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram telur untuk menjaga pemerataan.
Warga diimbau membawa kartu identitas atau Kartu Keluarga untuk mempermudah verifikasi. Bagi yang tak sempat hari ini, besok masih ada kesempatan kedua sebelum stok benar-benar habis.