KOTA BOGOR — Suasana haru dan syukur menyelimuti halaman SMAN 5 Kota Bogor, Jumat (14/2) pagi. Para guru, staf, dan siswa mengawali hari dengan salat dhuha berjamaah. Ibadah itu menjadi pembuka prosesi peletakan batu pertama renovasi Masjid Al Fath.
Mengapa Momen Ini Penting Bagi Warga Sekolah?
Renovasi masjid bukan sekadar proyek fisik. Bagi komunitas SMAN 5 Kota Bogor, Masjid Al Fath adalah pusat kegiatan keagamaan dan pembentukan karakter siswa. Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Bogor menyebut pembangunan ini menjawab kebutuhan warga sekolah akan tempat ibadah yang lebih representatif.
Akar Kebutuhan: Ruang Ibadah yang Tak Lagi Memadai
Kapasitas Masjid Al Fath sudah tidak mencukupi seiring bertambahnya jumlah siswa dan padatnya aktivitas keagamaan. Salat zuhur berjamaah, kajian rutin, hingga peringatan hari besar Islam kerap bergantian atau mencari ruang alternatif. Kondisi ini mendorong pihak sekolah dan komite merancang renovasi total.
Proyek ini diharapkan mengakomodasi seluruh kegiatan kerohanian Islam (Rohis) dan program pembinaan mental siswa ke depannya.
Dampak Langsung bagi Aktivitas Belajar-Mengajar
Masjid yang lebih luas dan nyaman membuat kegiatan keagamaan tidak lagi terhambat keterbatasan ruang. Siswa dapat menjalankan ibadah lebih khusyuk, yang secara tidak langsung mendukung konsentrasi belajar. Program pembinaan karakter berbasis agama pun diharapkan berjalan lebih efektif.
Prosesi peletakan batu pertama yang diawali ibadah bersama menjadi simbol bahwa pembangunan fisik berjalan seiring penguatan spiritualitas warga sekolah.
Bagaimana Nasib Aktivitas Selama Renovasi?
Pihak sekolah telah menyiapkan lokasi sementara untuk kegiatan ibadah selama masa pembangunan. Proyek renovasi ini direncanakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan dengan target penyelesaian sebelum tahun ajaran baru. Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Bogor mengimbau seluruh warga sekolah menjaga kekhusyukan beribadah dan mendukung kelancaran proses pembangunan.