BANDUNG — Tiga gelar juara beruntun yang diraih Persib Bandung di Liga Super Indonesia menjadi bukti nyata pengelolaan klub secara profesional. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa prestasi itu lahir tanpa adanya campur tangan dari pemerintah daerah.
"Persib sudah menunjukkan sebagai klub profesional tanpa harus mendapat campur tangan dari pemerintah. Jadi saya tegaskan sekali lagi, Persib merupakan klub profesional tanpa campur tangan dari pemerintah," kata Dedi di Bandung, Minggu.
Dominasi Tanpa Intervensi: Profesionalisme Sejati
Menurut Dedi, pencapaian ini membuktikan bahwa sepak bola modern di Indonesia bisa berjalan dengan tata kelola yang baik dan mandiri. Tanpa intervensi, klub mampu bersaing dan mendominasi kompetisi.
"Hari ini merupakan luapan kegembiraan seluruh pendukung, suporter, Bobotoh, dan pecinta Persib Bandung untuk merayakan prestasi yang luar biasa. Karena tiga kali menjadi juara adalah sesuatu yang luar biasa," ujarnya.
Gubernur Isyaratkan Bonus untuk Skuad Maung Bandung
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi mengisyaratkan akan memberikan apresiasi berupa bonus kepada seluruh pemain dan tim pelatih Persib. Namun, ia enggan membeberkan besaran nominal yang disiapkan.
"Lihat saja nanti," katanya singkat.
Persaingan Ketat: Unggul Head-to-Head atas Borneo FC
Persib Bandung menutup kiprah di Liga Super 2025/2026 dengan raihan 79 poin. Jumlah poin itu sama banyaknya dengan Borneo FC, namun Persib berhak keluar sebagai juara berkat keunggulan catatan head-to-head.
Gelar ini sekaligus menegaskan dominasi Persib di papan atas kompetisi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir.
Harapan Gubernur: Perayaan Juara yang Tertib dan Positif
Dedi Mulyadi berharap seluruh rangkaian perayaan yang dilakukan Bobotoh dan pendukung Persib berlangsung tertib serta penuh semangat kebersamaan. Ia menilai euforia yang terkendali akan menghadirkan citra positif bagi Kota Bandung dan Jawa Barat secara keseluruhan.
"Bahwa Bandung dan Jawa Barat merupakan ruang terbuka bagi siapa pun untuk berbahagia di sini," katanya.