TASIKMALAYA — Aparat Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota mengamankan seorang pria yang berprofesi sebagai kurir paket atas dugaan penganiayaan berat. Pelaku nekat menyiramkan cairan kimia jenis air keras kepada belasan karyawan di gudang konveksi baju olahraga, Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya.
Insiden yang terjadi pada Senin malam tersebut menyebabkan sedikitnya 10 orang pekerja mengalami luka bakar di bagian wajah dan tubuh. Pelaku diketahui merupakan kurir ekspedisi yang setiap harinya rutin mengambil barang di gudang tersebut untuk dikirimkan ke pelanggan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi kekerasan ini berlatar belakang sakit hati. Pelaku diduga tidak terima setelah pemilik gudang melaporkan kinerjanya yang dinilai kurang memuaskan kepada pihak manajemen perusahaan ekspedisi.
"Kemungkinan pemilik gudang sini kurang sreg dengan pekerjaan pelaku. Dia lalu melaporkan ke atasan terduga pelaku sehingga mungkin pelaku mendapat teguran dari atasannya," ujar Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota IPDA Joni Jonansa, Selasa (5/5/2026).
Kekecewaan tersebut memuncak saat pelaku gagal menemui pemilik gudang secara langsung. Menurut saksi mata, pelaku sempat mencari pemilik konveksi sebelum akhirnya melancarkan serangan membabi buta kepada para karyawan yang sedang bekerja.
Peristiwa bermula ketika pelaku datang ke lokasi di luar jadwal rutin pengambilan barang. Sebelumnya, pada Minggu (3/5/2026), pelaku dilaporkan tidak mengambil pesanan sore seperti biasanya, yang memicu komplain dari pihak gudang.
"Saat kejadian yang punya gudang tidak mau bertemu dengan pelaku. Saat itulah pelaku membabi buta menyiram orang di gudang dengan air keras. Korban ada 10 orang," kata Joni menambahkan.
Cairan kimia tersebut disiramkan secara mendadak ke arah pekerja di berbagai titik, mulai dari bagian administrasi hingga area produksi. Serangan tanpa peringatan ini membuat suasana gudang seketika mencekam karena para korban berteriak kesakitan akibat reaksi kimia di kulit mereka.
Warga di sekitar lokasi sempat mengamankan pelaku sebelum petugas dari Polres Tasikmalaya Kota tiba di tempat kejadian. Polisi yang datang melalui layanan darurat 110 langsung melakukan sterilisasi area dengan memasang garis polisi.
petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk wadah yang digunakan pelaku untuk membawa air keras. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan guna memperkuat bukti-bukti penyerangan yang mengakibatkan luka berat pada para korban.
"Pelaku sudah diamankan dan kini dalam penyelidikan," tutur Joni. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.