Pencarian

Presiden Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Petani hingga Warga Berpenghasilan Rendah

Jumat, 23 Oktober 2026 • 12:16:01 WIB
Presiden Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Petani hingga Warga Berpenghasilan Rendah
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rakornas TPAKD di Jakarta.

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembiayaan Rp400 triliun menjangkau kelompok yang selama ini sulit mengakses kredit formal, mulai dari petani, nelayan, masyarakat di daerah tertinggal, hingga warga berpenghasilan rendah di perkotaan. Rencana penyaluran disiapkan untuk tahun depan hingga 2027.

Dalam Rakornas TPAKD, Presiden menyebut pemerintah akan memperluas penyaluran kredit untuk rakyat. Ia juga mengapresiasi kehadiran tim percepatan akses keuangan daerah yang kini tersebar di seluruh provinsi hingga kabupaten dan kota.

Empat Program TPAKD yang Sudah Mengucurkan Kredit

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan TPAKD dibentuk untuk mendukung program Asta Cita. Saat ini tercatat 552 tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh Indonesia.

"Saat ini sudah memiliki 552 tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh provinsi, kabupaten, kota di Indonesia," kata Friderica.

Hasil kerja sama pemerintah, OJK, BI, dan pemerintah daerah terlihat dari sejumlah program unggulan:

  • Kredit pembiayaan melawan rentenir menyalurkan Rp64,8 triliun kepada 2,3 juta debitur.
  • Kredit pembiayaan sektor prioritas mengucurkan Rp5,4 triliun kepada lebih dari 103.000 debitur.
  • Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) mencapai 59,36 juta rekening atau 88,83 persen dari segmen pelajar Indonesia.
  • Laku Pandai menjangkau 72.982 desa dan membawa sekitar 17 juta masyarakat masuk ke sistem keuangan formal.

Rp53,15 Triliun Disalurkan ke 2,1 Juta Debitur dalam Tiga Bulan

Hingga 2026, OJK telah menjalankan 135 program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di tingkat desa. Program itu menggabungkan literasi keuangan, digitalisasi transaksi, pencocokan usaha dengan sumber pembiayaan, pendampingan usaha, dan pemasaran produk unggulan perdesaan.

Perluasan akses pembiayaan produktif juga berjalan cepat. Selama periode Agustus hingga Oktober 2026, kredit sebesar Rp53,15 triliun disalurkan kepada 2.106.401 debitur.

Presiden menekankan pemerintah akan terus meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat program yang dijalankan kementerian dan lembaga. "Kami bangga dengan prestasi yang sudah kita capai bersama, antara lain penyaluran kredit-kredit untuk rakyat. Dan kita juga akan lebih masif lagi," ujarnya.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabarekspres.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks