JAWA BARAT — Calvin Verdonk hampir menorehkan assist pertama bagi pemain Indonesia di Liga Champions saat LOSC Lille tumbang 2-4 dari Galatasaray. Umpan silangnya di menit ke-32 berbuah kemelut yang gagal dimaksimalkan Hakon Haraldsson menjadi gol.
Bek berusia 29 tahun itu tampil penuh 90 menit di laga yang digelar Rabu (21/10) tersebut. Verdonk sejatinya sudah mengukir dua rekor bersejarah: pemain Indonesia pertama yang melakoni debut sebagai starter sekaligus bermain penuh di panggung elite Eropa itu.
Umpan Silang Verdonk Berawal dari Terobosan Alexsandro
Momen krusial terjadi pada menit ke-32. Verdonk menerima umpan lambung terobosan dari Alexsandro Ribeiro yang berdiri di lini pertahanan.
Pemain keturunan Aceh itu langsung menyisir sisi kiri dan melepaskan umpan silang tajam ke kotak penalti. Bek Galatasaray Abdulkerim Bardakci dan kiper Ugurcan Cakir gagal memotong bola dengan sempurna.
Bola liar jatuh ke kaki Dilane Bakwa sebelum muntah dikuasai Hakon Haraldsson. Haraldsson sempat mengecoh Gabriel Sara lewat gerakan double touch untuk membuka ruang tembak di depan gawang.
Sepakan Melengkung Haraldsson Melenceng Tipis
Eksekusi sepakan melengkung Haraldsson justru melenceng tipis dari sasaran. Umpan matang Verdonk pun gagal berbuah assist yang bisa memperindah sejarahnya di kompetisi tersebut.
Peluang keunggulan Lille ikut terbuang sia-sia. Padahal aksi individu Verdonk berpotensi mencatatkan assist pertama untuk pemain Indonesia di panggung elite Eropa.
Kekalahan Menahan Lille di Peringkat 35
Lille akhirnya harus mengakui keunggulan Galatasaray dengan skor 2-4. Hasil itu menahan Lille di peringkat ke-35 klasemen sementara Liga Champions tanpa raihan poin dari tiga pertandingan.
Bagi Verdonk, catatan dua rekor dalam satu laga tetap menjadi capaian tersendiri. Debut sebagai starter dan tampil penuh 90 menit menempatkannya sebagai pemain Indonesia pertama yang menembus panggung Liga Champions.