BANDUNG — Gebyar Bandung Utama 2026 memindahkan meja-meja pelayanan Pemkot Bandung ke ruang publik. Warga Rancasari dan sekitarnya bisa mengurus pengesahan STNK tahunan, membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), hingga mengurus perizinan usaha tanpa harus mendatangi kantor pelayanan yang berbeda-beda.
Informasi dari Humas Kota Bandung menyebut kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Sejumlah OPD Pemkot Bandung serta instansi terkait diterjunkan langsung ke lokasi.
Samsat Keliling dan Bazar Sembako Murah Paling Diburu
Dua layanan menonjol dalam gelaran kali ini: Samsat Keliling dan Bazar Sembako Murah. Keduanya disebut memberikan kemudahan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan administrasi kendaraan sekaligus memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Layanan Samsat Keliling membuka akses bagi warga Rancasari untuk pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan serta pembayaran PKB. Model layanan bergerak ini dinilai memangkas waktu dan jarak bagi masyarakat yang sibuk atau memiliki keterbatasan mobilitas.
Layanan Kesehatan Gratis hingga Administrasi Kependudukan
Selain urusan perpajakan kendaraan dan sembako, Gebyar Bandung Utama 2026 menyediakan layanan kesehatan gratis. Warga juga bisa mengurus administrasi kependudukan dan perizinan usaha di lokasi yang sama.
Pengintegrasian sejumlah layanan dalam satu titik menjadi salah satu upaya Pemkot Bandung mendekatkan pelayanan langsung ke lingkungan masyarakat. Warga tidak perlu berpindah kantor untuk keperluan yang berbeda.
Mengapa Layanan Didekatkan ke Permukiman
Kehadiran layanan bergerak di lingkungan permukiman disebut dapat menghemat waktu warga. Bagi masyarakat dengan keterbatasan waktu untuk datang ke kantor pelayanan, model ini memperpendek jarak antara kebutuhan administrasi dan tempat tinggal.
Gebyar Bandung Utama 2026 melanjutkan pola program serupa yang rutin digelar Pemkot Bandung. Lokasi pelaksanaan berpindah antar-kecamatan, membawa layanan pemerintahan ke titik-titik yang dekat dengan permukiman warga.