BOGOR — Empat bangunan yang diresmikan meliputi Mako Polsek Cibungbulang, Gedung Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) bersama Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), Gedung Penegakan Hukum (Gakkum) Sat Lantas, serta Gedung Sat Samapta dan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit). Peresmian berlangsung di kawasan Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Penandatanganan prasasti menjadi penanda serah terima fasilitas tersebut. Kapolda kemudian meninjau langsung sejumlah titik pelayanan publik di lingkungan Polres Bogor.
Apa Saja 4 Fasilitas yang Diresmikan?
Empat fasilitas yang dimaksud memiliki fungsi berbeda dalam mendukung tugas kepolisian sehari-hari:
- Mako Polsek Cibungbulang — kantor markas komando untuk pelayanan kepolisian di wilayah Kecamatan Cibungbulang.
- Gedung Sat Tahti dan Sat Binmas — menampung fungsi penahanan, penyimpanan barang bukti, serta pembinaan masyarakat.
- Gedung Gakkum Sat Lantas — mendukung penegakan hukum di bidang lalu lintas.
- Gedung Sat Samapta dan Pam Obvit — menopang tugas pengendalian massa serta pengamanan objek vital.
Pesan Kapolda: Jangan Bekerja Sendiri
Di hadapan jajaran Polres Bogor, Kapolda Jabar menekankan pentingnya kerja profesional dan kolaborasi lintas fungsi. Ia meminta setiap persoalan di masyarakat diselesaikan dengan tepat.
"Laksanakan tugas dengan profesional, jangan bekerja sendiri. Bangun komunikasi dan kolaborasi yang baik sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara tepat dan memberikan rasa keadilan kepada masyarakat," kata Kapolda Jabar.
Instruksi serupa diberikan kepada fungsi reserse dan lalu lintas. Keduanya diminta meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan transparansi serta akuntabilitas.
Fokus Polres Bogor: Tawuran dan Jalur Puncak
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan pihaknya menempatkan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai prioritas. Salah satu yang menjadi perhatian adalah aksi tawuran antarkelompok maupun geng.
"Fokus kami di lapangan adalah menekan angka tawuran antarwarga maupun geng melalui patroli humanis. Kami juga mendorong Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak," kata Kapolres Wikha.
Bhabinkamtibmas, menurut Wikha, tidak hanya bertugas melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Mereka juga harus aktif membantu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
Penguatan sinergi tiga pilar menjadi cara agar berbagai persoalan ditangani sejak dini. Tujuannya, masalah tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
One Way di Jalur Puncak untuk Urai Kepadatan
Selain menjaga kamtibmas, Polres Bogor mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, khususnya di Jalur Puncak. Sistem satu arah atau one way diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
Peresmian empat fasilitas baru ini menambah sarana pelayanan Polres Bogor. Peninjauan layanan publik oleh Kapolda menjadi bagian dari upaya memastikan program pemerintah berjalan baik di wilayah hukum Polres Bogor.