JAWA BARAT — Apple untuk pertama kalinya mengonfirmasi bahwa Siri AI yang lebih cerdas tidak akan sepenuhnya gratis. Dalam sambutannya, Tim Cook mengungkapkan pengguna yang membutuhkan kapasitas komputasi lebih besar kemungkinan harus membayar biaya tambahan melalui layanan iCloud+ yang sudah ada.
Model Langganan ala ChatGPT dan Gemini
Strategi ini sudah diterapkan kompetitor. OpenAI dan Anthropic sama-sama menyediakan versi gratis dengan batasan pemakaian, lalu menarik pengguna "power user" untuk berlangganan paket berbayar.
"Kami percaya akan ada orang yang ingin menggunakan Siri AI secara intensif. Karena itu, kami menyiapkan opsi upgrade di iCloud+ agar mereka bisa menambah kapasitas komputasi," ujar Cook dalam panggilan konferensi, Kamis (30/1). "Kami sangat antusias dengan perkembangan ini."
Meski demikian, Cook menegaskan skema ini belum final dan akan dievaluasi berdasarkan respons pengguna saat fitur tersebut dirilis luas.
iOS 27 Beta Jadi Titik Awal, Rilis Resmi Musim Gugur
Siri AI yang diperbarui sudah bisa dicoba melalui beta iOS 27. Apple menargetkan peluncuran publik yang lebih luas pada musim gugur tahun ini, bersamaan dengan rilis final sistem operasi tersebut.
Keterlambatan pengembangan Siri AI menjadi sorotan tersendiri. Apple bahkan disebut tertinggal dari kompetitornya dan terpaksa menjalin kerja sama dengan Google dengan melisensikan model Gemini untuk melengkapi kemampuan Siri. Kasus ini juga memaksa Apple membayar denda USD 250 juta (sekitar Rp 4,1 miliar) untuk menyelesaikan gugatan class action terkait pemasaran kemampuan AI iPhone 16 yang dinilai menyesatkan.
Dampak ke Harga Perangkat: RAM Langka, Biaya Produksi Naik
Di luar persoalan perangkat lunak, Apple juga menghadapi tekanan dari sisi produksi. Kelangkaan RAM akibat tingginya permintaan chip AI membuat biaya pembuatan perangkat keras meningkat signifikan.
Kondisi ini sudah mendorong Apple menaikkan harga jual Mac dan iPad pada bulan lalu. Namun hingga saat ini, harga iPhone masih dipertahankan. Situasi serupa juga dialami Meta, Samsung, Microsoft, dan Sony yang sudah lebih dulu menyesuaikan harga sejumlah produk mereka.
Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini patut dicermati. Jika skema berbayar Siri AI terealisasi, pengguna iPhone di dalam negeri yang mengandalkan iCloud+ untuk cadangan data harus bersiap dengan kemungkinan tambahan biaya langganan di masa mendatang.
Transisi Kepemimpinan di Tengah Tekanan
Rencana monetisasi Siri AI ini menjadi salah satu keputusan terakhir Tim Cook sebelum posisinya digantikan John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering. Ternus akan memimpin Apple pada masa kritis, di mana perusahaan dituntut mengejar ketertinggalan di sektor AI sambil menjaga margin keuntungan di tengah kenaikan biaya produksi.
Belum ada kepastian kapan skema harga iCloud+ untuk Siri AI akan diumumkan secara resmi, termasuk apakah akan berlaku global atau hanya di pasar tertentu.