Pencarian

5 Mega Bintang Gagal Bersinar di Piala Dunia 2026, dari Mbappé hingga De Bruyne

Selasa, 14 Juli 2026 • 10:40:01 WIB
5 Mega Bintang Gagal Bersinar di Piala Dunia 2026, dari Mbappé hingga De Bruyne
Kylian Mbappé hanya mencetak satu gol dari titik putih dan gagal mencetak gol di fase gugur Piala Dunia 2026.

BANDUNGPiala Dunia 2026 telah usai, namun tidak semua cerita berakhir manis. Di tengah gemerlap gol dan selebrasi, ada kisah pilu dari para mega bintang yang justru tenggelam. Tekanan panggung terbesar, cedera dingin, atau sekadar nasib buruk membuat mereka gagal meninggalkan jejak. Siapa saja?

Mbappé Gagal Total di Fase Gugur

Nama pertama yang tak terhindarkan adalah Kylian Mbappé. Sang kapten Prancis yang digadang-gadang sebagai pewaris takhta Messi justru tampil tidak stabil. Ia hanya mencetak satu gol dari titik putih dan gagal total di fase gugur.

Tiga tembakan melenceng di babak semifinal menjadi simbol betapa "dingin" mesin golnya di turnamen ini. Babak semifinal seharusnya menjadi kesempatan besar untuk membuktikan diri, namun Mbappé justru kehilangan sentuhannya.

Vinícius Júnior: 0 Gol, 0 Assist dalam 4 Laga

Brasil tersingkir lebih cepat dari perkiraan, dan sorotan tajam tertuju pada Vinícius Júnior. Pemain yang musim lalu nyaris memenangkan Ballon d'Or ini hilang pengaruhnya di lapangan. Tanpa ruang untuk berakselerasi, Vini terlihat frustrasi.

Ia kehilangan bola 27 kali dalam satu laga melawan Uruguay. Rekor 0 gol dan 0 assist dalam 4 pertandingan menjadi noda hitam di karier emasnya. Ekspektasi yang terlalu tinggi justru membebani mentalnya.

Harry Kane Gagal di Tiga Laga Terakhir Inggris

Jangan lupakan Harry Kane. Pindah ke Bayern Munich seharusnya mematangkan insting golnya, namun di Piala Dunia 2026, ia tidak stabil dan seperti kehilangan sentuhan ajaib. Cedera pergelangan kaki yang ia bawa sejak perempat final membuat pergerakannya kaku dan lamban.

Ia gagal mencetak gol di tiga laga terakhir Inggris. Kegagalannya menyontek bola di menit akhir melawan Jerman mengubur mimpi The Three Lions. Usia dan fisik adalah musuh terbesar bahkan bagi predator kotak penalti sekaliber dirinya.

De Bruyne: Generasi Emas Terakhir yang Luntur

Lalu ada Kevin De Bruyne, maestro Belgia yang sering disebut "generasi emas terakhir". Di usia 35 tahun, ia tidak lagi mampu menjelajahi lapangan. Umpan-umpan terobosannya yang dulu mematikan kini mudah dibaca dan dipotong lini belakang lawan.

De Bruyne termasuk dalam daftar pemain dengan akurasi umpan terburuk di antara gelandang serang elite. Itulah ironi Piala Dunia 2026; panggung yang membesarkan nama muda, sekaligus kuburan bagi reputasi para veteran.

Pelajaran Pahit bagi Generasi Mendatang

Tiga pemain bintang yang gagal di Piala Dunia 2026 ini menjadi pelajaran pahit bagi generasi mendatang: status dan gaji tak menjamin performa. Hanya mereka yang siap secara mental, fisik, dan keberuntungan yang bisa bertahan di puncak. Sisanya, harus rela menjadi penonton di podium sendiri.

Bagikan
Sumber: spirits.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks