Pencarian

Menteri Perumahan Maruarar Sirait Minta Genteng Jatiwangi dan Plered Diprioritaskan dalam Program Bedah Rumah di Sumedang

Senin, 06 Juli 2026 • 17:01:01 WIB
Menteri Perumahan Maruarar Sirait Minta Genteng Jatiwangi dan Plered Diprioritaskan dalam Program Bedah Rumah di Sumedang
Menteri Maruarar Sirait meninjau program bedah rumah BSPS di Sumedang, Minggu (5/7/2026).

SUMEDANG — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait secara spesifik meminta agar program bedah rumah di Sumedang menggunakan genteng buatan Jatiwangi dan Plered. Instruksi itu disampaikan saat ia meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Lingkungan Burujul, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, pada Minggu (5/7/2026).

“Tolong dimanfaatkan produk-produk lokal, seperti genteng dari Jatiwangi dan Plered,” kata Ara, sapaan akrab Maruarar, di lokasi peninjauan.

Dampak Ekonomi dari Material Lokal

Menurut Ara, program bedah rumah tidak hanya bertujuan memperbaiki kualitas hunian masyarakat. Penggunaan material lokal, khususnya genteng dari dua sentra industri keramik atap di Jawa Barat itu, diharapkan memberi dampak langsung bagi industri dan pelaku usaha di daerah.

Jatiwangi dan Plered selama ini dikenal sebagai sentra produksi genteng tanah liat. Dengan diprioritaskannya produk mereka dalam program pemerintah, permintaan terhadap genteng lokal dipastikan meningkat. Hal ini secara otomatis akan menggerakkan roda perekonomian di tingkat akar rumput, mulai dari perajin hingga distributor.

Program BSPS di Sumedang: Target dan Realisasi

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan program Kementerian PKP yang memberikan bantuan stimulan untuk mendorong masyarakat berpenghasilan rendah melakukan perbaikan rumah secara mandiri. Dalam kunjungannya, Ara meninjau langsung progres perbaikan rumah warga di Lingkungan Burujul.

Ia memastikan bahwa kualitas material yang digunakan, termasuk genteng, harus sesuai standar. Namun, ia menekankan agar material yang dipilih adalah produk lokal yang sudah terbukti kualitasnya. “Jangan sampai bantuan ini malah mematikan usaha lokal. Sebaliknya, harus menghidupkan,” tegasnya.

Mengapa Genteng Jatiwangi dan Plered?

Kedua wilayah tersebut memiliki sejarah panjang sebagai produsen genteng. Genteng Jatiwangi dikenal dengan warna merah alami dan daya tahan tinggi terhadap cuaca ekstrem. Sementara itu, genteng Plered memiliki karakteristik kuat dan sering digunakan pada bangunan tradisional hingga modern di Jawa Barat.

Dengan adanya arahan dari Menteri PKP, para pelaksana program di Sumedang diharapkan segera menyesuaikan spesifikasi material. Keputusan ini juga menjadi sinyal positif bagi perajin genteng di dua daerah tersebut untuk terus meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk.

Program BSPS sendiri menyasar ribuan rumah tidak layak huni di berbagai daerah. Di Sumedang, program ini menjadi salah satu prioritas untuk menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bagikan
Sumber: jabarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks